Mohon tunggu...
Akhmad Fauzi
Akhmad Fauzi Mohon Tunggu... Guru - Aktif berkarya salam literasi !

Sesuatu yang baik datang dari sikap positif.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Dalam Kesendirian

18 Oktober 2020   08:31 Diperbarui: 18 Oktober 2020   08:44 67
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Kuberjalan mengitari waktu dalam kesendirian

Tanpa kenal lelah dengan kehampaan mendera

Tanpa seorang kekasih yang mampu menyempurnakan

Bagian sunyi dalam hidup ini

Terasa bagaikan mendung tiada hujan

Terus bergolak dalam sebuah kesepian

Hilang arah tanpa sosok kehadiran

Termangu dengan cinta yang tak pasti

Menyusuri lorong - lorong tak bertuan

Kisah ini penuh elegi tanpa sejarah tiada berarti

Mungkinkah tiada harga lagi yang harus dibayar

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun