Ekonomi

Tolak Impor Jagung, Mentan Amran Jual Mahal di Depan Wapres Argentina

10 Mei 2019   19:59 Diperbarui: 10 Mei 2019   20:29 22 1 0
Tolak Impor Jagung, Mentan Amran Jual Mahal di Depan Wapres Argentina
Panen jagung (foto: Dok. Kementan)

Boleh juga kepercayaan diri Menteri Pertanian Amran Sulaiman ketika berbincang dalam pertemuan bilateral dengan Wakil Presiden Argentina Gabriella Michetti di kantor Kementerian Pertanian, beberapa hari lalu.

Di depan orang nomor dua di negara asal superstar sepakbola Lionel Messi itu, Amran dengan pede-nya menolak tawaran impor jagung, dengan dalih kini Indonesia sudah mencapai swasembada jagung, bahkah sudah mampu impor.

"Komoditas yang mereka minta secara spesifik adalah jagung. Kami katakan memang dulu kami impor, tapi sekarang kami sudah swasembada bahkan ekspor. Mereka menerima fakta tersebut dan cukup kaget," terang Amran.

"Cukup kaget." Hmm.. Jika kita tanya ke Mentan Amran perihal tersebut, mungkin beliau akan jawab "Mereka pasti kaget kita sudah bisa swasembada dan ekspor jagung." Atas nama hubungan bilateral yang baik antara kedua negara, mungkin Wapres Michetti juga akan menjawab hal yang sama.

Tapi kalau boleh bersikap skeptis, bisa jadi bukan itu yang ada di pikiran wanita Argentina tersebut. Mungkin dia akan berpikir "Lho, baru aja kemarin impor jagung dari Argentina, masa sekarang sudah bisa swasembada? Bisa impor lagi,"

Sok jual mahal (meme olah pribadi)
Sok jual mahal (meme olah pribadi)
Ya itulah ironisnya. Masih lekat di ingatan kita, dan ingatan Wapres Michetti tentunya, baru saja pada Januari 2019 lalu Indonesia mengimpor jagung dari Argentina.

Konon ceritanya awal tahun ini Perum Bulog ditugasi mengimpor jagung untuk kebutuhan pakan ternak sebesar 150.000 ton. Berdasarkan dokumen lelang 25 Januari 2019 tender untuk jagung hanya diberikan kepada eksportir dari Brazil dan Argentina. 

Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar bilang realisasinya per 1 April 2019 sudah 75.000 ton atau 50% dari penugasan yang telah ditetapkan. Menurutnya impor masih akan tetap berlangsung sampai selesai.

Nah kalau sudah begitu, bisa gak kata-kata Mentan Amran dipercaya? Sekarang pura-pura jual mahal, nanti tiba-tiba impor. Awas ya, Pak Amran! Kami pegang kata-kata mu!

Sulap jadi swasembada (meme olah pribadi)
Sulap jadi swasembada (meme olah pribadi)