Mohon tunggu...
Tamita Wibisono
Tamita Wibisono Mohon Tunggu... Creativepreuner

Here I am with all of my Destiny...perjalanan hidup itu ibarat bianglala kehidupan,tidak selamanya berada di satu titik. pergerakan antara kehidupan di bawah dengan diatas itu sungguh dinamis adanya...dan tiap ruang yang tercipta menjadi inspirasi untuk dijabarkan dalam untaian kata menjadi sebuah karya

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Pilihan

Memadukan Menu Tradisional dengan Cita Rasa Internasional, Aman dan Nyaman Itu Pasti

8 Maret 2017   19:18 Diperbarui: 8 Maret 2017   21:18 922 9 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Memadukan  Menu Tradisional dengan  Cita Rasa Internasional, Aman dan Nyaman Itu Pasti
Dok.pri Empon-empon di bumbu tradisional bersanding dengan aneka produk ajinomoto, penyedap rasa modern

Berbahagialah perempuan zaman sekarang yang tidak perlu lagi belajar tentang aneka bumbu dapur dengan segala rupa nama dan jenisnya. Teringat waktu itu Nenek adalah figur yang membuat saya pertama kali mengerti apa itu bumbu dapur. Berbeda halnya dengan Ibu (menantu nenek), yang kurang begitu lihai memasak. Nenek mengajarkan saya bedanya butiran merica dengan ketumbar. Aneka bumbu dapur tradisional yang oleh orang jawa bilang empon-empon atau bumbu pawonpun sempat saya pelajari.

Kunyit, lengkuas, sereh, jinten, Kunci, Kencur, daun salam adalah jenis yang sering digunakan untuk memasak. Namun bagi yang tidak terbiasa, menambahkan bumbu dapur tradisional akan berasa aneh dilidah, dan terkesan menjadi sampah dalam masakan. Maklum, bumbu-bumbu tradisional itu hanya dimasukkan ke dalam masakan tanpa bisa ikut dimakan. Empon-empon yang dimasukkan, setelah masakan matang akan dipinggirkan atau harus dibuang. Aneka bumbu dapur ini banyak digunakan di daerah pedesaan, atau mereka yang masih memegang citarasa tradisional.Konon bumbu-bumbu tradisional ini juga memiliki beberapa khasiat tambahan lho.

Berbeda halnya ibu rumah tangga yang tinggal di pedesaan, empon-empon semakin jarang digunakan  bagi mereka yang tak sempat ke pasar tradisional. Meski di beberapa pasar modern juga menjualnya , namun harganya relatif lebih mahal. Alternatifnya tentu menggunakan sekian banyak varian penyedap rasa yang tidak asing lagi keberadaannya. Lekat dalam ingatan saya tag line cup..cup..cup  Si mangkuk merah , Halal dan aman Ajinomoto

dok.pri Ajinomoto Aman, Nyaman,Halah cukup sedikit saja lezatnya tiada tara
dok.pri Ajinomoto Aman, Nyaman,Halah cukup sedikit saja lezatnya tiada tara
Teringat saya dengan Ibu yang selalu menambahkan butiran halus berbentuk sedikit memanjang berwarna putih bening mirip kristal dalam tiap masakannya. Sementara nenek lebih senang menggunakan ramuan empon-emponnya, meski kemudian harus mengakui bahwa masakan ibu yang berbumbu serbuk itu tak kalah enaknya. Kami menyebutnya micin. Sebagian orang mengenal istilah vetsin untuk varian bumbu penyedap yang sudah melegenda ini. Sejak kecil masakan Ibu selalu dilengkapi dengan penyedap rasa. Biasanya Ibu membeli serenceng vetsin yang berisi 20-an bungkus kecil. Digantungnya rencengan vetsin memanjang itu di paku yang menancap di dinding dapur. Sebungkus vetsin bisa digunakan untuk memasak berkali kali , sebab ibu menambahkan cukup sepucuk sendok teh saja.Harganya pun sangat terjangkau. 

Konon sebagian orang masih meragukan vetsin dengan segala efek samping bagi kesehatan. Nyatanya sedari kecil hingga sekarang saya mengkonsumsi vetsin dalam masakan Ibu, tetap sehat tanpa ada gejala gangguan apapun. Semua kembali pada pemikiran yang positif dan cara hidup sehat. Makanan hanya satu dari sekian banyak faktor pemicu.

 Segala keraguan tentang bahaya vetsin pun lenyap tak bersisa  manakala saya berkesempatan mengunjungi acara open House BPOM (Balai Pengawasan Obat dan Makanan). Kepada Bapak Tepy Usia, selaku Kepala Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional saya sempat bertanya :

" Apakah menambahkan atau menggunakan bumbu penyedap rasa instan pada masakan itu aman?" 

Dijawab dengan sangat meyakinkan dan dapat dipertanggung jawabkan oleh pak Tepy bahwa produk penyedap rasa atau bumbu instan yang dikenal dengan istilah MSG (Monosodium Glutamate) merupakan bahan tambahan makanan yang jika penggunaannya sesuai dengan dosis yang dianjurkan dan tidak berlebihan , itu aman. Sepanjang produk tersebut sudah memiliki ijin edar dan label Halal sehingga bisa nyaman dikonsumsi oleh kalangan muslim. Pastikan juga bahwa bahan bakunya telah memenuli persyaratan Kodeks makanan.

Seiring berjalannya waktu, tak terasa kini  hidup mandiri terpisah dari dapur Ibu, terlebih saat berumah tangga, saya benar-benar baru Ngeh bahwa banyak varian produk yang merupakan produk Ajinomoto. Betapa selama ini saya begitu dekat dengan cita rasa umami. Maklum saja  saya dan suami merupakan pasangan yang hobby makan. Tak berpantang dalam hal selera makanan. Namun ada beberapa menu yang memang kerap kali kami nikmati di rumah. Padahal menu itu identik dengan menu resto. Salad misalnya, ayam koloke dengan saus asam manis, atau brokoli suas tiram.

dok.pri salad homemade dengan double rasa mayuni original dan pedas
dok.pri salad homemade dengan double rasa mayuni original dan pedas
Salad menjadi salah satu menu favorit keluarga. Makanan ini merupakan menu internasional yang berbahan sayuran atau buah-buahan., namun berkat Mayumi, rebusan sayuran yang sesekali kami tambah dengan usus goreng dan tempe keripik semakin gurih nikmat berbalut mayoinase produk Ajinomoto. Tak tanggung-tanggung bahkan kami menggunakan 2 varian mayumi original dan yang pedas untuk membuat toping salad berlimpah.

Nah untuk selera oriental Koloke saus asam manis, ataupun brokoli saus tiram,  Saori yang juga varian produk dari Ajinomoto membuat masak semakin praktis, aman dan nyaman di kantong. Tersedia saori saus tiram , Saus teriyaki dan saus asam manis. Kemasan botol cukup untuk persediaan, jika ingin hemat tersedia pula yang kemasan sachet. Masakan istimewa ini bila dimasak dirumah harga lebih terjangkau dibandingkan ketika kita menyantapnya di restaurant.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x