Lupin TheThird
Lupin TheThird ヘタレエンジニア

A Masterless Samurai -- The origin of Amakusa Shiro

Selanjutnya

Tutup

Musik Pilihan

Delapan Rekomendasi Lagu untuk Menyambut Tahun 2019

31 Desember 2018   05:00 Diperbarui: 31 Desember 2018   13:56 466 1 0
Delapan Rekomendasi Lagu untuk Menyambut Tahun 2019
(Dokumentasi Pribadi)

Lagu lebih berharga dari obat yang berharga 1000 dolar.

Itulah yang ingin disajikan dalam film "Personal Song". Film dokumenter itu menggambarkan tentang orang-orang yang mengidap dementia, yaitu orang yang mempunyai gangguan kemampuan untuk mengingat dan mendeteksi baik benda maupun kejadian di sekitarnya.

Lagu, memang mempunyai kekuatan untuk membangkitkan memori, sehingga dalam film tersebut, orang yang mengidap dementia pun bisa mengenali lagu yang pernah mereka dengar. Ajaibnya, lagu itu kemudian bisa membangkitkan kembali memori mereka sehingga mereka bisa bernyanyi, menari, bahkan ada yang meluapkan emosinya dengan menangis.

Tahun 2018 hanya tersisa beberapa jam lagi. Saya yakin ada banyak kenangan, baik yang manis maupun pahit yang dirasakan oleh pembaca selama tahun ini. 

Tentunya kita tidak hanya mau mengingat kenangan yang manis saja. Kita juga harus bisa mengingat kenangan pahit, kemudian mengambil pelajaran darinya, agar peristiwa (yang pahit) itu tidak terulang lagi di tahun berikutnya.

Saya pernah merekomendasikan 3 film Jepang untuk menemani akhir tahun 2017 yang lalu. Tahun ini, saya ingin merekomendasikan lagu-lagu yang layak untuk dipilih sebagai pengantar "kepergian" tahun 2018.

Kenapa tahun ini merekomendasikan lagu, bukan film seperti tahun lalu?

Saya yakin pembaca sering menggunakan komputer atau gawai selama tahun 2018 ini. Nah, kalau melihat gawai atau menonton terus kan membuat mata capai. Oleh karena itu, saya merekomendasikan lagu supaya pembaca bisa sejenak mengistirahatkan mata guna menyambut tahun baru, sambil membangkitkan kenangan lama yang manis.

Kalau untuk mendengarkan lagu kan, tidak usah lihat layar gawai atau komputer. Jadi, tidak akan bikin mata capai. Lagipula, kekuatan lagu itu dahsyat sehingga bisa menimbulkan energi yang positif. Gimana, setuju kan?

Saya akan merekomendasikan 8 lagu saja untuk menemani pembaca mengenang memori yang dialami sepanjang tahun 2018, sambil merencanakan apa yang ingin dicapai pada tahun tahun 2019 nanti. Delapan lagu itu terdiri dari empat lagu Barat dan empat lagu Jepang.

Lho, kok lagu luar negeri semua? Terus mana rekomendasi lagu Indonesianya?

Saya tidak memasukkan lagu Indonesia karena saya yakin pembaca semua suka lagu Indonesia tanpa direkomendasi. Iya atau iya? :)

Yuk kita simak lagu-lagunya.

Globe - Departures

Globe bukan nama yang asing lagi di Jepang. Sudah puluhan lagu single dan 11 album dihasilkan grup ini sejak terbentuknya pada tahun 1995.

Grup ini dimotori oleh Komuro Tetsuya. Dari tangan dinginnya juga lahir beberapa grup dan penyanyi yang handal di era 90-an. Penyanyi hasil garapan Komuro biasa disebut sebagai Komuro Family, diantaranya yang termasuk didalamnya adalah TRF, Hitomi, Suzuki Ami dan sebagainya.

Komuro Family merajai belantika musik era 90-an, yang disebut juga dengan era "Heisei". Saya memasukkan lagu ini sebagi lagu rekomendasi
pertama sekaligus untuk mengenang era "Heisei" yang akan berakhir tahun depan.

Queen - In Only Seven Days


Lagu-lagu Queen menjadi hit lagi saat ini sejak dirilisnya film Bohemian Rhapsody. Saya menggemari juga lagu-lagu Queen, terutama lagu
karangan "tukang betot" bass-nya, John Deacon. Dia memang spesialis untuk lagu-lagu yang tergolong melankolis. Lagu-lagu John Deacon memang terkesan kalem, namun saya merasa lagunya mempunyai "soul" tersendiri yang tergolong unik, serta syairnya mempunyai arti yang mendalam.

Lagu yang dimasukkan dalam album Jazz (dirilis pada tahun 1978) ini mengingatkan saya bahwa, apapun bisa terjadi dalam waktu tujuh hari. Apalagi, dalam kurun waktu satu tahun. Oleh karena itu, marilah kita bersiap-siap dan merencanakan dengan matang kegiatan yang akan kita lakukan di tahun 2019.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3