Mohon tunggu...
Syarif Yunus
Syarif Yunus Mohon Tunggu... Konsultan - Dosen - Penulis - Pegiat Literasi - Konsultan

Dosen Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) - Direktur Eksekutif Asosiasi DPLK - Edukator Dana Pensiun. Pendiri TBM Lentera Pustaka Bogor. Kandidat Dr. Manajemen Pendidikan Pascasarjana Unpak. Ketua IKA BINDO FBS Univ. Negeri Jakarta (2009 s.d sekarang)), Wakil Ketua IKA FBS UNJ (2017-sekarang), Wasekjen IKA UNJ (2017-2020). Penulis dan Editor dari 39 buku dan buku JURNALISTIK TERAPAN; Kompetensi Menulis Kreatif, Antologi Cerpen "Surti Bukan Perempuan Metropolis" sudah dicetak ulang. Sebagai Pendiri dan Kepala Program Taman Bacaan Lentera Pustaka di Kaki Gn. Salak Bogor serta penasehat Forum TBM Kab. Bogor. Education Specialist GEMA DIDAKTIKA dan Pengelola Komunitas Peduli Yatim Caraka Muda YAJFA. Salam DAHSYAT nan ciamikk !!

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Pentingnya Penelitian Literasi, Bukan Sekadar Jadi Sarjana di Taman Bacaan

1 September 2022   15:36 Diperbarui: 1 September 2022   15:41 252 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: TBM Lentera Pustaka

Suka tidak suka, penelitian tentang gerakan literasi dan aktivitas taman bacaan di Indonesia memang harus terus digalakkan. Agar model tata kelola dan praktik baik yang diterapkan berbasis ilmiah. Ada basis data dan fakta yang mampu dielaborasi menjadi landasan pengembangan gerakan literasi dan taman bacaan.

Berangkat dari semangat itulah, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak menerima Akbar, seoarang  mahasiswa STAI Al Hidayah Bogor yang telah selesai meneliti aktivitas Gerakan BERantas BUta aksaRA 9GEBERBURA) TBM Lentera Pustaka untuk penulisan skripsi. Dengan judul skripsi "Strategi Pengelola TBM Lentera Pustaka Dalam Memberantas Buta Aksara Pada Masyarakat Desa Sukaluyu Kec. Tamansari Kab. Bogor". Tidak kurang dari 2 bulan, Akbar bolak-balik ke TBM Lentera Pustaka untuk wawancara dan mengambil data penelitian. Hingga akhirnya rampung dan memberikan contoh skripsi yang ditulisnya ke TBM Lentera Pustaka.  

Dalam catatan TBM Lentera Pustaka, Akbar adalah mahasiswa ke-6 yang menyusun skripsi dengan objek penelitian di TBM Lentera Pustaka. Meneliti di taman bacaan. Bahkan saat ini, masih ada 2 mahasiswa lagi yang sedang meneliti di TBM Lentera Pustaka. Penelitian apapun di taman bacaan, bukan hanya sekadar untuk menjadi sarjana. Tapi juga dapat memberikan masukan kepada taman bacaan. Tapi seklaigus menjadi evaluasi terhadap tata kelola dan praktik baik yang dilakukan pengelola taman bacaan.

Jadi sangat penting, menggalakan aktivitas penelitian di taman bacaan masyarakat. Apapun bentuknya, karena penelitian memiliki ruang logis atau rasional  untuk menyajikan fakta dan data otentik aktivitas di taman bacaan. Selain bersifat ilmiah, penelitian di taman bacaan pun mampu menyajikan realitas yang terjadi di taman bacaan secara empiris. Karena itu, peneliti pun akan bertindak objektif, netral dan tidak memihak dalam megungkap kebenaran ilmiah di taman bacaan.

Tentu saja, makin banyak penelitian di taman bacaan makin memberi dampak yang positif. Bukan hanya manfaat teoretis yang diperoleh tapi juga manfaat praktis untuk memahami realitas dan memcari solusi atas masalah yang dihadapi taman bacaan. Berkat penelitian di taman bacaan, ada ruang terbuka untuk melibatkan kaum muda dan akademi untuk lebih peduli kepada taman bacaan, tentu dengan caranya masing-masing.

Tanpa terkecuali, penelitian atau riset yang dilakukan di taman bacaan pada akhirnya akan memberikan kontribusi terhadap pengembangan tata kelola dan praktik baik di taman bacaan. Di samping menjadi "temuan baru" yang dapat memperkaya aktivitas taman bacaan itu sendiri.

Taman bacaan adalah realitas sosial. Selain ada peluang, ada pula masalah. Maka melalui penelitian, ada yang bisa dicermati dari gejala sosial, kultur sosial, serat data-fakat tentang gerakan literasi dan aktivitas taman bacaan. Untuk tradisi baca dan budaya literasi masyarakat yang lebih baik ke depan.

Selamat untuk mahasiswa yang berani memeliti di taman bacaan. Lanjutkan terus perjuangan dan kiprah ilmiah Anda. Meneliti di taman bacaan, kenapa nggak? Salam literasi #TamanBacaan #TBMLenteraPustaka #BacaBukanMaen

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan