Mohon tunggu...
Syarif Yunus
Syarif Yunus Mohon Tunggu... Konsultan - Dosen - Penulis - Pegiat Literasi - Konsultan

Dosen Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) - Direktur Eksekutif Asosiasi DPLK - Edukator Dana Pensiun. Pendiri TBM Lentera Pustaka Bogor. Kandidat Dr. Manajemen Pendidikan Pascasarjana Unpak. Ketua IKA BINDO FBS Univ. Negeri Jakarta (2009 s.d sekarang)), Wakil Ketua IKA FBS UNJ (2017-sekarang), Wasekjen IKA UNJ (2017-2020). Penulis dan Editor dari 34 buku dan buku JURNALISTIK TERAPAN; Kompetensi Menulis Kreatif, Antologi Cerpen "Surti Bukan Perempuan Metropolis" sudah dicetak ulang. Sebagai Pendiri dan Kepala Program Taman Bacaan Lentera Pustaka di Kaki Gn. Salak Bogor serta penasehat Forum TBM Kab. Bogor. Education Specialist GEMA DIDAKTIKA dan Pengelola Komunitas Peduli Yatim Caraka Muda YAJFA. Salam DAHSYAT nan ciamikk !!

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Peringati Hari Anak Nasional, Taman Bacaan Lentera Pustaka Gelar Dongeng Ajarkan Karakter Anak

17 Juli 2022   19:34 Diperbarui: 17 Juli 2022   19:35 105 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber: TBM Lentera Pustaka

Menghadirkan pendongeng anak papan atas Kak Djoko dari Jakarta, Taman Bacaan Lentera Pustaka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2022 dengan menggelar dongeng untuk mengajarkan anak-anak usia sekolah (17/7/2022) di kaki Gunung Salak Bogor. Dihadiri 80 anak pembaca aktif, wali baca, orang tua, dan relawan, Kak Djoko menyajikan dongeng interaktif bertemakan "Malin Kundang". Luar biasa, antusiasme anak-anak dan orang tua pun terpukau.

Dihadiri oleh Komika Mudy Taylor dan Pendiri TBM Lentera Pustaka, Syarifudin Yunus, dongeng anak ini disajikan dalam event bulanan secara rutin yang digelar untuk memotivasi anak-anak yang rajin membaca buku di taman bacaan. Penampilaan Kak Djoko kian memukau karena melibatkan anak-anak dalam cerita dongeng. Sehingga anak-anak pun mampu menyerap cerita sekaligus bergembira ria selama dongeng berlangsung.

"Pentas dongeng Kak Djoko ini luar biasa, karena anak-anak terlibat aktif dan interaktif sehingga merasakan apa yang diceritakan. Inilah event bulanan yang digelar TBM Lentera Pustaka sekaligus memperingati Hari Anak Nasional 2022. Makanya tersedia pula jajanan kampung gratis di acara ini" ujar Syarifudin Yunus, Pendiri TBM Lentera Pustaka di sela acara.

Di TBM Lentera Pustaka, dongeng sebagai khasanah seni Indonesia memang diadikan media yang efektif untuk membentuk karakter baik di kalangan anak-anak. Apalagi di tengah gempuran era digital yang kian sulit dikontrol. Melalui dongeng pula, anak-anak yang rajin membaca bisa dimotivasi akan pentingnya membaca buku di taman bacaan. Selain itu, dongeng pun menjadi sarana pendidikan untuk memperkenalkan budaya Indonesia cara yang menyenangkan.

Acara "Dongeng di Taman Bacaan" digelar TBM Lentera Pustaka bertujuan untuk meningkatkan minat anak-anak dalam membaca dan mendengar dongeng-dongeng sebagai budaya lokal. Selain itu dapat meningkatkan kemampuan interaksi sosial dan berbahasa anak. Melalui cerita dongeng pula, anak-anak diajrakan akhlak baik dalam bergaul dan kepada orang tua.

"Saya senang ada di TBM Lentera Pustaka karena antusiasme anak-anaknya luar biasa. Dongeng sebagai seni budaya lokal Indonesia pun tetap dilestarikan di taman bacaan ini, di samping untuk mengajarkan akhlak kepada anak-anak yang rajin membaca. Semoga saya dapat ke taman bacaan ini lagi, sangat menyenangkan," ungkap Kak Djoko setelah menampilkan dongeng di hadapan anak-anak.

Di akhir kegiatan dongeng, anak-anak TBM Lentera Pustaka pun diberikan "jajanan kampung gratis" sebagai apresiasi terhadap anak-anak yang rajin membaca dan kegiatan literasi digital untuk belajar komputer dan mengetik. Selain itu, aktivitas belajar GErakan BERantas BUta aksaRA (GEBERBURA) yang diikuti 6 kaum ibu pun tetap berlangsung di siang hari dan diajar oleh relawan TBM Lentera Pustaka. Inilah bukti taman bacaan sebagai tempat yang asyik dan menyenangkan. Salam literasi #TamanBacaan #PegiatLiterasi #TBMLenteraPustaka #KampungLiterasiSukaluyu

Sumber: TBM Lentera Pustaka
Sumber: TBM Lentera Pustaka

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan