Mohon tunggu...
Syarif Yunus
Syarif Yunus Mohon Tunggu... Konsultan & Penulis

Konsultan di DSS Consulting, Pengajar Pendidikan Bahasa Indonesia & Edukator Dana Pensiun. Mahasiswa S3 Manajemen Pendidikan Unpak. Pendiri TBM Lentera Pustaka. Ketua Ikatan Alumni Bahasa dan Sastra Indonesia (IKA BINDO) FBS Univ. Negeri Jakarta (2009 s.d sekarang)), Sekjen IKA FBS UNJ (2013-sekarang), Wasekjen IKA UNJ (2017-2020). Penulis & Editor dari 25 buku. Buku yang telah cetak ulang adalah JURNALISTIK TERAPAN & "Kompetensi Menulis Kreatif", Antologi Cerpen "Surti Bukan Perempuan Metropolis". Pendiri & Kepala Program TBM Lentera Pustaka di Gn. Salak Bogor. Owner & Education Specialist GEMA DIDAKTIKA, Pengelola Komunitas Peduli Yatim Caraka Muda YAJFA, Pengurus Asosiasi DPLK Indonesia (2003-Now). Salam DAHSYAT nan ciamikk !!

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Alumni SMAN 30 Jakarta Siap Gelar "Energi 30 Tahun"

13 November 2019   00:41 Diperbarui: 13 November 2019   00:51 0 0 0 Mohon Tunggu...
Alumni SMAN 30 Jakarta Siap Gelar "Energi 30 Tahun"
foto pribadi

Apa sih untung bertemu kawan lama semasa SMA?

Tentu beragam jawabya. Tapi setidaknya, bertemu kawan lama di masa sekolah SMA bisa untuk memperkuat silaturahim dan persahabatan satu sama lainnya. 

Maklum di zaman now, banyak orang gampang stress atawa galau. Atas apapun sebabnya. Karena itu, bertemu kawan lama bisa jadi solusi untuk "mencairkan suasana dan sedikit mengenang" masa-masa di sekolah dulu. Bertemu kawan lama, ya setidaknya untuk 1) menjadikan hidup jadi lebih sehat di tengah usia paruh baya, 2) memperpanjang usia yang tersisa, dan 3) merangkai persahabatan yang sehat dan positif.

Bertajuk "ENERGI 30 Tahun -- 303030", Angkatan 89 Alumni SMAN 30 Jakarta pun siap menggelar reuni pada SABTU, 30 November 2019 di WOK n TOK Resto

Yello Hotel Jakarta. Harapanya, tidak kurang dari 200 alumni bisa hadir dan meramaikan acara yang jarag terjadi. Bahkan mungkin, belum tentu bisa ikut lagi di masa mendatang. Maklum usia, siapa yang tahu?

Sesama siswa yang pernah belajar di sekolah di bilangan Rawasari Jakarta Pusata, 30 tahun lalu, Angkatan 89 SMAN 30 Jakarta pantas untuk bertemu untuk "sedikit mengenang" masa-masa sekolah. Karena 30 tahun telah berlalu, saat dulu bersama di SMAN 30 Jakarta, kini kembali bertemu di 30 November 2019 (30-30-30).

Kenapa begitu?

Karena Angkatan 89 SMAN 30 Jakarta. Adalah mereka yang pernah mengunyah tawa bersama; menebar air mata bersama. Semasa SMA 30 tahun lalu. Bahkan mereka pernah belajar sambil nakal menurut caranya sendiri kala itu. Dan setelah 30 tahun berlalu, kini pantas dikenang. Bahwa mereka tetap tidak pernah sendirian, tidak akan kesepian. Karena kita masih ada teman, yang pernah bersamaan di perjalanan menuju sekolahan. Itulah ENERGI 30 Tahun.

Melalui "Energi 30 Tahun", Angkatan 89 SMAN 30 Jakarta. Hanya ingin mengingatkan. Bahwa kita memang tidak penah bertukar kata cinta. Tapi kita selalu hadir lewat berbagai cara. Sekalipun sederhana tapi luar biasa. Maka sepantasnya, kita tetap jaga bersama hingga dalam doa.

Bertemu kawan lama, seperti pernah disepakati dulu. Alumni SMAN 30 ANgkatan 89 mengajak kawan-kawan lainnya untuk "DAKUKEKET" alias DAtang-KUmpul-KEnang-KETAWA. Hanya dating lalu kumpul sedikit mengenag lalu ketawa sebagai tanda kita tetap dipersatukan untuk menjalin silaturahim dan persahabatan. Untuk mempersiapkan kebaikan yang lebih besar di hari tua. Karena patut diingat, reuni yang penting ESENSI bukan SENSASI.

Seperti kata pepatah, "Walking with a friend in the dark is truly better than walking alone in the place full of light - Menapaki jalan gelap bersama sabahat akan terasa lebih baik dibanding sendirian di jalan terang benderang."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x