Mohon tunggu...
Syarif Yunus
Syarif Yunus Mohon Tunggu... Konsultan - Penulis - Dosen

Dosen Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) - Direktur Eksekutif Asosiasi DPLK - Konsultan di DSS Consulting sekaligus Edukator Dana Pensiun. Kandidat Dr. Manajemen Pendidikan Pascasarjana Unpak. Ketua IKA BINDO FBS Univ. Negeri Jakarta (2009 s.d sekarang)), Wakil Ketua IKA FBS UNJ (2017-sekarang), Wasekjen IKA UNJ (2017-2020). Penulis dan Editor dari 31 buku dan buku JURNALISTIK TERAPAN; Kompetensi Menulis Kreatif, Antologi Cerpen "Surti Bukan Perempuan Metropolis" sudah dicetak ulang. Sebagai Pendiri dan Kepala Program Taman Bcaaan Lentera Pustaka di Kaki Gn. Salak Bogor. Education Specialist GEMA DIDAKTIKA dan Pengelola Komunitas Peduli Yatim Caraka Muda YAJFA. Salam DAHSYAT nan ciamikk !!

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

EB Dream Catcher Gelar "Goes to Charity" ke Taman Bacaan Lentera Pustaka

24 Mei 2019   21:29 Diperbarui: 24 Mei 2019   21:33 48 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
EB Dream Catcher Gelar "Goes to Charity" ke Taman Bacaan Lentera Pustaka
dok. pribadi

Di tengah kesibukan bekerja, Tim EB Dream Catcher Manulife di bawah komando Baarnb Yosia dan 16 anggotanya, hari ini menggelar acara "Goes to Charity" ke Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka di Kaki Gn. Salak Bogor. Hal ini sebagai wujud kepedulian sosial terhadap pengembangan minat baca dan budaya literasi anak-anak usia sekolah.

Tim EB Dream Catcher yang terdiri dari tenaga pemasar GLH dan DPLK yang professional menyalurkan donasi berupa buku bacaan, pakaian layak pakai, tas, dan uang pengembangan taman bacaan. Donasi diserahkan secara langsung oleh Baarnb Yosia, Rio, dan Dji Polin kepada Syarifudin Yunus selaku Pendiri dan Kepala Program TBM Lentera Pustaka di hadapan 50 anak-anak taman bacaan.

"Kegiatan Goes to Charity EB Dream Catcher tahun 2019 ini adalah inisiai tim kami yang peduli terhadap budaya baca dan literasi anak-anak. Kami sangat senang bisa berkunjung dan interaksi langsung dengan anak-anak yang gemar membaca. Budaya baca inilah yang sangat dibutuhkan anak-anak Indonesia saat ini. Dan kami sebagai profesional harus peduli kepada anak-anak" ujar Baarnb Yosia saat penyerahan di TBM Lentera Pustaka Jumat sore, 24 Mei 2019.

Dengan formasi lengkap, 16 anggota EB Dream Catcher seperti Nahri, Faruk, Sandra, Tina, Lisa, Uli, Gita, Edo, Ronald, Rafik, Cornel, Charlee, Mega, Panji, Rio, Djie Polin, Baarnb ikut serta membimbing anak-anak dalam kegiatan membaca, di samping ikut senam literasi ala taman bacaan Lentera Pustaka.

"Saya senang sekali bisa berdonasi ke taman bacaan yang kreatif seperti Lentera Pustaka ini. Semoga mereka bisa terus sekolah dan mampu meraih cita-cita melalui buku bacaan yang bisa mengubah cara berpikir anak-anak" kata Djie Polin, anggota Dream Catcher.

Dengan donasi ini, maka TBM Lentera Pustaka kini memiliki lebih dari 3.200 koleksi buku bacaan yang akan dimanfaatkan oleh 60 anak pembaca aktif dengan "jam baca" seminggu 3 kali (Rabu-Jumat-Minggu). Sebagai satu-satunya taman bacaan masyarakat yang resmi di Kec. Taman Sari Kab. Bogor, TBM Lentera Pustaka bertekad menjadikan anak-anak usia sekolah bisa terbebas dari ancaman putus sekolah, di samping dapat meningkatkan tradisi baca anak-anak yang membutuhkan bantuan. Tentu, berkat dukungan para professional dan korporasi yang peduli sosial.

"Atas nama TBM Lentera Pustaka, saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian EB Dream Catcher. Donasi ini patut menjadi contoh konkret bagi kalangan profesional untuk terus bekerja secara optimal namun tetap peduli terhadap literasi anak-anak. Insya Allah bekerja mudah, dan hasilnya pun berkah" kata Syarifudin Yunus, Kepala Program TBM Lentera Pustaka.

Di tengah gempuran era digital seperti sekarang, budaya membaca anak memang harus terus ditegakkan. Karena dengan membaca, akan lahir generasi penerus bangsa yang berwawasan luas dan memiliki karakter yang tangguh. Untuk itu, komitmen dan dukungan kaum profesional seperti EB Dream Catcher sangat diperlukan demi tegaknya budaya baca anak-anak.

Melalui kegiatan sosial semacam ini, siapapun, bisa belajar. Bahwa kerasnya kehidupan dan pekerjaan terkadang dapat menjadi lebih ringan ketika ada kepedulian yang bisa dibagikan untuk sesama .... Karena dengan peduli, kita dapat meluaskan dunia anak-anak secara sederhana... #DreamCatcher #TBMLenteraPustaka #BudayaLiterasi #BacaBukanMaen

dream3-5ce7ffde95760e503045d612.jpg
dream3-5ce7ffde95760e503045d612.jpg

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x