Mohon tunggu...
syarif hidayatullah
syarif hidayatullah Mohon Tunggu... Programmer - HEAD OF IT

menyukai hal baru

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur

BBM Naik, Tidak Perlu Panik Ada Minyak Atsiri Solusinya

1 Oktober 2022   14:49 Diperbarui: 1 Oktober 2022   14:49 559
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Keputusan pemerintah baru-baru ini yang akan menaikkan bahan bakar minyak atau BBM tentunya akan membuat banyak orang putar otak. Karena harga kebutuhan lain juga akan ikut merangkak naik.

Di tengah kekhawatiran tersebut, muncul banyak pertanyaan, salah satunya bagaimana mengakali agar bisa menghemat pemakaian BBM? Nah salah satu solusinya datang dari minyak atsiri.

Mengenal Apa Itu Minyak Atsiri

Minyak atsiri atau essential oil adalah minyak nabati yang didapatkan dari proses destilasi atau penyulingan dari bagian tertentu tanaman, seperti daun, batang, dan akar.

Manfaatnya telah banyak digunakan sebagai bahan baku atau bahan campuran dibanyak sektor industri, mulai dari farmasi, obat-obatan, makanan, minuman, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Minyak Atsiri Sebagai Pengemat BBM

Salah satu fungsi dan manfaat minyak atsiri yang sering dibicarakan dan banyak dimanfaatkan saat ini adalah untuk menghemat konsumsi BBM hingga 30% dalam skala normal.

Penghematan sebesar itu, tentunya penggunaan BBM bisa ditekan sehingga bisa membantu perekonomian masyarakat. Karena kita sadar bahwa pasokan BBM semakin hari semakin menipis.

Lalu kenapa bagaimana bisa minyak ini bisa berguna dalam menghemat BBM? Berikut penjelasannya.

Menyempurnakan Pembakaran

Mengggunakan BBM dengan nilai oktan yang tinggi jelas akan melancarkan kinerja mesin kendaraan. BBM jenis ini sudah terbukti akan menyempurnakan pembakaran sehingga gas buangnya menjadi lebih sedikit dan tidak banyak menghasilkan polusi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Entrepreneur Selengkapnya
Lihat Entrepreneur Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun