Mohon tunggu...
Syahril Official
Syahril Official Mohon Tunggu... Menuli kita bisa sukses

Dengan menulis adalah suatu langkah menuju sukses

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Agama dan Masyarakat

10 Maret 2020   02:43 Diperbarui: 10 Maret 2020   02:44 17 0 0 Mohon Tunggu...

"Peranan Agama dalam Manyikapi Masyarakat Modern"
Oleh : Muhammad Sahril
(Prodi Sejarah Peradaban Islam Institut Agama Islam Negeri Jember)

Agama dan Masyarakat
Menurut Kamu Besar Bahasa Indonesia (KBBI) agama adalah sistem atau prinsip kepercayaan kepada Tuhan dengan ajaran kebaktian dan kewajiban-kewajiban yang berkaitan dengan kepercayaan tersebut.
Namun agama tidak hanya dapat didefinisakan secara teori saja, suatu agama dapat dikatakan ada apabila seseorang telah memiliki keyakinan yang utuh dalam batinnya. Yang mana agama berkaitan dengan usaha dari manusia itu sendiri dalam mencari jati dirinya dan keberadaan alam semesta.
Agama merupakan sistem kepercayaan dan peribadatan yang digunakan oleh berbagai bangsa dalam perjuangan mereka dalam mengatasi persoalan-persoalan tertinggi dalam kehidupan manusia.
Masyarakat adalah gabungan dari berbagai kelompok individu berdasarkan tatanan sosial tertentu. Masyarakat merupakan suatu kelompok yang saling tergantung satu sama lain.
Adapun masyaraka modern adalah masyarakat yang telah mengalami transformasi ilmu pengetahuan dan tekhnologi, yang mana masyarakat tersebut mampu menyesuaikan dengan situasi dan kondisi zamannya.
Agama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat, karena agama memiliki peran dan fungsi penting yang sangat dibutuhkan dalam masyarakat, diantara fungsi agama dalam kehidupan masayarakat antara lain :


Fungsi Edukatif
Didalam suatu agama terdapat beberapa ajaran-ajaran yang harus dipatuhi oleh penganutya, diantara ajaran-ajaran tersebut dapat berupa perintah dan larangan. Sehingga berdasarkan unsur tersebut maka secara tidak langsung agama dapat membimbing para penganutnya menjadi orang yang baik berdasarkan agama yang diyakininya masing-masing.
Fungsi Penyelamat
Setiap manusia pasti ingin hidupnya selalu aman dan selamat dari bahaya apapun. Didalam ajaran agama dijelaskan bahwa keselamatan itu dibagi menjadi dua, yakni selamat di dunia dan selamat di akhirat. Yang mana untuk menuju keselamatan tersebut agama mengajarkan dengan pengenalan keimanan terhadap Tuhan-Nya.
Fungsi Pendamaian
Setiap manusia pasti mempunyai salah dan dosa, sehingga dengan kesalahan tersebut membuat batin tidak damai. Oleh sebab itu untuk menghilangkan dosa tersebut dan batin menjadi damai agama mengajarkan kepada manusia untuk bertaubat atau dengan penghapusan dosa.
Fungsi Kontrol Sosial
Artinya dengan adanya agama maka setiap manusia akan merasa dirinya diawasi, karena setiap ajaran agama akan menjadi pengontrol manusia jika ingin berbuat sesuatu.
Fungsi Solidaritas
Apabila manusia sudah mempunyai rasa kepercayaan dan keimanan yang sama, maka ia akan merasa bahwa dirinya adalah saudara. Oleh sebab itu adanya kesamaan keimanan mampu memperkokoh rasa solidaritas dan persaudaraan antar umat.



Fungsi Tranformatif
Ajaran agama dapat mengubah kehidupan kepribadian seseorang atau kelompok menjadi kehidupan baru sesuai dengan ajaran agama yang dianut.

Peranan Agama Dalam Menyikapi Masyarakat Modern
Pemahaman mengenai fungsi agama tidak dapat lepas dari tantangan yang dihadapi oleh masyarakat, yang mana agama diyakini mampu memberikan jawaban yang memuaskan disetiap permasalahan yang muncul.
Adapun ruang lingkup agama ada dua, yakni :
Hubungan manusia dengan tuhannya
Hubungan manusia dengan sesama manusia, atau sering disebut ajaran agama tentang kemsyarakatan.

Melalui hubungan antara manusia inilah agama mengatur melalui ajarannya dalam hal betindak sesama manusia dan bermsyarakat. Oleh sebab itu agama berperan penting dalam kehidupan masyarakat karena agama mampu membimbing masyarakat menuju pada hal yang lebih baik melalui ajarannya.
Dizaman yang modern ini sudah banyak manusia yang mampu mengembangkan kemampuannya untuk mencapai kemajuan yang pesat. Sehingga dari waktu ke waktu kemajuan tersebut sudah tidak dapat dibendung lagi, termasuk kemajuan dalam bidang tekhnologi. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa meskipun kemajuan begitu pesat, semua itu masih jauh dari spiritual (agama).
Pada dasarnya agama datang membawa pesan universal dengan ajaran yang komperhensif mengenai penyelesaian dalam berbagai permasalahan kehidupan manusia dibawah bimbingan tuhannya.
Akibatnya manusia lupa terhadap eksistensi dirinya sebagai hamba di hadapan Tuhan karena telah melupakan hal penting, yakni spiritualitas. Hal ini merupakan fenomena betapa manusia modern sangat jauh dari spiritualitas. Mereka cenderung tidak mampu menjawab berbagai persoalan  hidupnya, dan kemudian terperangkap dalam kehampaan dan ketidak bermaknaan hidup.
Namun seiring perkembangan zaman, muncul berbagai masalah baru yang tidak ditemukan jawabannya didalam ajaran agama, namun disisi lain masyarakat membutuhkan jawaban dari setiap masalah yang baru muncul.
Setiap agama tentunya mempunyai cara yang berbeda dalam merespon setiap permasalahan sesuai perkembangan masyarakat. Semua agama mampu bertahan menghadapi perkembangan zaman yang terus menerus semakin pesat. Dalam hal ini agama mempunyai peran penting untuk mengontrol setiap perilaku umatnya.
Dalam menyikapi setiap permasalahan yang muncul berdasarkan perkembangan zaman maka agama harus bersifat relevan dalam setiap situasi dan keadaan. Jadi yang harus di modernisasikan dalam Beragama adalah pola berpikir terhadap agama yang perlu di perbaharui dalam arti memperbaharui penafsiran-penafsiran atau interpretasi terhadap ajaran dasar Kitab maupun kepercayaannya masing- masing, sesuai dengan kebutuhan perkembangan zaman.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x