Thrkompasiana

3 Jam di Bakauheni

1 Juli 2018   16:29 Diperbarui: 1 Juli 2018   16:32 311 0 0

Jakarta- Setelah sebulan lamanya puasa, umat muslim memiliki tradisi mudik lebaran untuk menemui sanak saudara yang jarang di temuinya. Salah satu nya ialah mudik ke kota Bandar Lampung. Sebagian pemudik memadati kota bandar lampung dari sebelum lebaran, tetapi ada juga yang mudik setelah lebaran. Seperti pemudik yang bernama Syahna ia berangkat mudik dari hari lebaran ke 2 "iya saya dan keluarga berangkat ke lampung dari lebaran ke 2, Cuma 2 hari saja saya di lampung dan pulang lagi h+ 4 lebaran"

Setelah mengahbiskan waktu bersama keluarga di Lampung pemudik pun mulai memasuki pelabuhan bakauheni untuk balik ke Jakarta. Pelabuhan bakauheni di padati oleh antrian kendaraaan yang hendak balik ke Jakarta usai mudik lebaran dari kota bandar lampung. "saya nyampe di bakahuni sekitar jam 8 malam dan antrian sudah sangat panjang, saya naik ke kapal setelah ngantri panjang 3 jam lamanya" ujar syahna. 

Para pemudik lebih memilih menggunakan kapal dari pada pesawat yang di karenakan tarif yang cukup murah " iya saya lebih memilih naik kapal karna murah , dari pada saya naik pesawat bayar mahal dan waktu nya yang sangat singkatt yang baru duduk langsung nyampe hahhaaha" ujar  syahna.

Para pemudik cukup senang atas pelayanan yang semakin tahun semakin baik "selama saya mudik dari tahun ketahun pelayanan yang di berikan dari pihak pelabuhan maupun kapal semakin baik, walaupun saya ngantri panjang tetapi ngantri nya cukup adil dan tertip."  tambah Syahna.

kepadatan pelabuhan selama mudik sangat menguntungkan juga  bagi para penjual makanan di pelabuhan. "selama lebaran antrian pelabuhan emang selalu padat, biasanya paling padat itu ketika malam hari, alhamdulillah jualan saya juga meningkat dari pada hari hari biasanya" ujar Ninik penjual popmie di palabuhan bakauheni. Ninik dan teman temannya yang berjualan makanan di sekitar pelabuhan sangat menjaga kebersihan, begitupula dengan para pemudik. Pemudik jadi merasa aman dan nyaman walaupun ngantri yang begitu panjang.