Mohon tunggu...
Syafiya NisrinaHanifah
Syafiya NisrinaHanifah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga 2020

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga - 20107030070

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Mulailah Self Love dengan Cara Menghargai Diri Sendiri

30 Juni 2021   16:56 Diperbarui: 30 Juni 2021   17:05 30 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mulailah Self Love dengan Cara Menghargai Diri Sendiri
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Love yourself first and everything else falls into line. Mungkin beberapa dari kalian udah pernah denger sama quotes tadi. Katanya, kalau kita udah mencintai diri sendiri, maka hal-hal lain nantinya bakal lebih mudah kita capai. Karena ketika kita udah cinta nih sama diri kita sendiri, udah menerima, udah tahu bahkan diri sendiri itu kayak gimana, ya kebelakangnya bakal lebih mudah buat menerima berbagai macam situasi yang datang ke kita. Baik itu positif maupun negative. Tapi kadang mencintai diri sendiri memang enggak mudah buat dilakuin, dan salah satunya adalah bingung gitu harus mulai dari mana dan ya, sebenernya bener juga. Tapi susah dan kebingungan itu bukan berarti mustahil sih dilakuin.

Nih, buat yang lain yang merasa masih susah buat mencintai diri sendiri simak artikel berikut . Sebenarnya ada beberapa macam faktor penyebab yang bikin kita susah buat mencintai diri sendiri.  Mulai dari yang teoretis banget  deh, kayak misalnya negativity bias atau kecenderungan kita memang untuk fokus ke hal-hal negative. Dan ada juga faktor yang lain.

Jadi gini, kebanyakan dari kita yang sulit untuk mencintai diri sendiri biasanya itu punya kepercayaan diri yang rendah. Karena kepercayaan diri yang rendah, kita merasa diri kita nggak cukup bahkan merasa nggak berguna. Makanya buat mencintai diri sendiri jadi lebih susah. Atau yang sesimpel Kenapa kita nggak pernah mencintai diri kita sendiri, atau kita gabisa, atau susah. Ya, karena memang pemahaman  soal mencintai diri sendiri itu bukan suatu hal yang pernah kita dapatin gitu selama kita belajar.  Jadi bukan suatu hal yang kita pelajari kan di sekolah maupun di rumah.

Seringkali selama 12 tahun Sekolah, bahkan lebih, ya kita lebih belajar ilmu-ilmu yang lain gitu, ilmu yang mempelajari ilmu eksak atau ilmu hafalan yang isinya bener-bener materi doang. Nggak ada faedahnya. Kenapa? Karena nggak pernah diajarin juga kenapa sih belajar ini gitu kan? Mungkin ada beberapa yang berguna apalagi buat kuliah dan kerja, tapi sayangnya buat hidup mungkin bisa dipertanyakan. Di Sekolah kita mungkin diajarin dan paham gimana caranya menghitung sin cos tan, tapi kalau misalnya kita diminta jelasin gimana caranya biar kita bisa mencintai diri sendiri mungkin kita bingung bahkan mungkin ada beberapa dari kita yang alih-alih diajarin buat gimana caranya mencintai diri sendiri dan menerima diri apa adanya, kita malah belajar buat melakukan yang sebaliknya dan diajarin sebaliknya.  Misalnya untuk punya target dan tuntutan setinggi mungkin yang harus tercapai. Dan pas gagal disalah-salahin gitu kan. Kita mengkritik diri kita sendiri sampai tahap yang mungkin nggak sehat dan malah akhirnya bikin performa kita jadi memburuk, bukan membaik. Syukur-syukur membaik gitu kan, tapi yang terjadi malah kebanyakan bikin nggak percaya diri.

Wajar aja memang kalau misalnya kita ngerasa susah dan bingung untuk mencintai diri sendiri, ya toh kita selama ini nggak pernah diajarin dan kadang kita ngelakuin hal yang sebaliknya.  

Ada nih satu langkah yang paling krusial yang sebenarnya harus semua orang lakuin sebelum mereka mulai mencintai diri sendiri. Apa tuh? Nah, untuk menghargai diri sendiri jadi kritin neff, dia tuh bilang bahwa menghargai diri sendiri adalah salah satu bentuk paling dasar dari proses munculnya diri sendiri. Kenapa? dimulai dengan menghargai diri sendiri,  gini deh permisalannya kalau kamu mau pacaran sama seseorang karena gak mungkin kan tiba-tiba suka, tiba-tiba sayang , atau tiba-tiba cinta juga. Biasanya dimulai dengan menghargai sosok yang disuka itu. Entah itu dengan menghargai waktu mereka atau mereka yang dengerin cerita lo, baru deh dari perasaan menghargai itu lama-kelamaan bakal muncul rasa suka, rasa sayang.  Kata Christin, hal seperti itu juga berlaku dengan mencintai diri sendiri.  Coba deh mulai dengan menghargai diri sendiri terlebih dahulu.

Kita menghargai diri sendiri bukan berarti kita merasa lebih baik dari orang lain, kita ngerasa tinggi, tapi dengan kita percaya bahwa setiap manusia termasuk kita juga patut diapresiasi. Sesimpel kita hargai diri kita yang saat ini misal tetap nonton video YouTube 1% yang berguna meskipun udah capek kerja seharian atau hargai diri saat ini nyempetin waktu buat olahraga di sela-sela kesibukan. Coba hargai juga masih sempet buat makan makanan sehat, tidur yang cukup, dan mulai dari hal yang simple.

Jadi kita mulai dari hal-hal kecil yang terjadi dengan diri kita ucapin Makasih ke diri sendiri 'Thank you udah sehat-sehat' 'terima kasih udah bisa ngejaga kamar tidur' dan berbagai hal yang bisa ucapin Makasih ke diri sendiri. Walaupun awalnya akan terkesan aneh, tapi ya kalau udah terbiasa terus-menerus itu akan menjadi salah satu apresiasi dari diri sendiri, dan itu cukup jadi kita nggak perlu minta validasi dari orang lain dan pelan-pelan ini bakal numbuhin perasaan mencintai diri sendiri dan menumbuhkan rasa percaya diri juga. Dan misalnya kamu membutuhkan hal yang lebih besar daripada bilang makasih, ya bisa aja kasih reward ke diri sendiri dengan cara melakukan aktivitas yang kamu sukai seperti shopping, atau makan makanan yang kamu suka. Dan jangan lupa untuk meluangkan waktu untuk me time, karena ini juga penting loh buat ngehargain diri sendiri.  Jadi ayo mulai self love dengan cara menghargai diri sendiri terlabih dahulu.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN