Birokrasi

Ketua PKK Sumsel Hj Febrita, Pengurus PKK Nyaleg Harus Mundur

6 Desember 2018   14:47 Diperbarui: 6 Desember 2018   15:27 258 0 0
Ketua PKK Sumsel Hj Febrita, Pengurus PKK Nyaleg Harus Mundur
Ketua PKK Ogan Ilir Hj. Melly memberikan cindramata kepada Ketua PKK Sumsel Hj. Febrita. Dokumentasi pribadi

PALEMBANG - Tim Penggerak PKK Sumatera Selatan (Sumsel) dipimpin Ketuanya Hj. Febrita Lustia, istri Gubernur H. Herman Deru, Rabu, 5 Desember 2018 melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam kunjungan itu Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel didampingi Wakil Ketuanya Hj. Fauzia Mawardi, istri Wakil Gubernur H. Mawardi Yahya dan rombongan diterima di pendopo rumah dinas Bupati Ogan Ilir, Tanjung Senai, Indralaya.

Tampak menyambut rombongan itu Ketua Tim Penggerak PKK Ogan Ilir Hj. Melly Mustika, istri Bupati Ilyas Panji Alam dan pengurus PKK, Sekda Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir H. Herman, Ketua Dharma Wanita, para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, jajaran Camat, pengurus dan anggota PKK Kecamatan dan Desa se Kabupaten Ogan Ilir.

Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia mengawali kata sambutan menyebutkan kedatangannya dan rombongan Tim Penggerak PKK yang dipimpinya  untuk berkenalan dan bertatap muka langsung dengan pengurus dan anggota PKK Kabupaten hingga PKK Desa se Kabupaten ini.

Ia memuji Kabupaten Ogan Ilir terbilang Kabupaten baru hasil pemekaran, memiliki banyak sekali unggulan untuk dikembangkan, misalnya, kerajinan songket dan kerajinan rumah tangga lainya, termasuk penganan khas, ciri Kabupaten ini.

Dengan banyaknya potensi unggulan, Kabupaten ini harus maju dan berkembang, jangan kalah dibanding Kabupaten lain, paling tidak, kata Ferbrita, harus sejajar dengan Kabupaten lain.

Pada bagian lain dalam kata sambutanya, Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel ini menegaskan, bahwa terhadap pengurus Tim Penggerak PKK yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif (nyaleg) harus mengundurkan diri sebagai pengurus Tim Penggerak PKK.

Itu sudah menjadi keputusan Tim Penggerak PKK pusat, Pengurus PKK nyaleg harus mundur dari Pengurus PKK.

Keputusan itu tentunya untuk menjaga kenetralitasan PKK, agar tidak terpecah belah, kata istri Gubernur Sumsel itu.

Acara yang diahiri pemberian cinderamata dari Ketua Tim Penggerak PKK Ogan Iilir MellyMustika  kepada Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Febrita Lusiana dan Fauziah.

Namun usai acara, istri Bupati Ogan Ilir, Melly Mustika calon anggota legislatif DPD Sumsel itu menghilang dari area acara.

Sehingga awak media yang akan menanyakan, apakah akan mengundurkan diri sebagai Ketua Tim Penggerak PKK atau membatalkan sebagai calon anggota legislatif, belum mendapat jawaban