Mohon tunggu...
Svnarno
Svnarno Mohon Tunggu... Buruh - Buruh Harian Lepas

ketidakberuntungan adalah keberuntungan dari sisi pandang yang lain.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Hikayat Sajak

6 November 2021   15:00 Diperbarui: 6 November 2021   15:00 156 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Image by svnarno from koleksi collage svnarno

Ketika saya patah hati, Tuhan sedang menyiapkan diksi dan mesin ketik dan beberapa tetes air mata.

Saat itu dadaku sangat berkecamuk dan bersiap menulis sajak.
"Rapuh benar pemuda ini," Tuhan berkata, "namun serapuh-rapuhnya dia, masih saja bisa menulis sajak."

Diksi-diksi berdatangan dari semua arah, suara detak mesin ketik pun semakin memperkeruh suasana dan Tuhan tersenyum melihat itu semua.

Pada kata hujan Tuhan berseru,
"Di bawah hujan itu tulislah sajakmu, di dalam sajak itu tulislah namanya untuk menjerang air matamu."

Lantas gelap, hujan semakin lebat. Tuhan mengecilkan suara mesin ketik dan memperbesar suara kesedihanku.

31 Oktober 2021

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan