Mohon tunggu...
Svnarno
Svnarno Mohon Tunggu... Buruh - Buruh Harian Lepas

ketidakberuntungan adalah keberuntungan dari sisi pandang yang lain.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Puisi: Di Teras Rumah

4 Oktober 2021   15:00 Diperbarui: 6 Oktober 2021   22:20 334 24 6
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi teras rumah. Sumber: Pxhere.com

Aku bertanya;
kenapa ambulan lalu-lalang?
kenapa rumah sakit dipenuhi orang-orang?
kenapa banyak digali liang?

Lantas ibu bercerita
tentang seorang wanita
dengan kupu-kupu di tangannya.
Wanita ini berkata:
kita hanya perlu bahagia
dan jangan berduka
agar selamat dari pandemi yang merajalela.

Lalu ibu memelukku,
mengusap-usap kepalaku,
sampai kulihat sekumpulan orang
berjalan melewati teras rumah.

Ibu, kenapa orang-orang itu mengusung keranda?
Apa yang ada di dalam keranda itu, ibu?

Ibu terdiam,
menjelma pigura,
yang sudah kupeluk sejak lama.

Yogyakarta, 25 September 2021

Font by DaFont
Font by DaFont

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan