Mohon tunggu...
Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Mohon Tunggu... Pensiunan, freelance copy writer - Blogger

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Inovasi

Haruskah Ada Sepeda Listrik?

18 September 2022   05:00 Diperbarui: 18 September 2022   06:15 529 22 20
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sepeda motor listrik (sumber: tokopedia.com)


Biasanya sepeda harus dikayuh dengan kaki, bahkan bersepeda sudah lazim untuk berolahraga, entah dengan sepeda statis maupun sepeda biasa. Kenapa harus ada sepeda lstrik?

Rupanya minculnya sepeda listrik terkait dengan booming mobil listrik  Semua alat transportasi diubah ke listrik. Hanya belum kita dengar kapal / perahu lustrik.

Sepeda memang merupakan sarana transportasi tidak bermotor, yang harus dikayuh agar dapat berjalan. Itulah sebabnya mengendarai sepeda tidak memerlukan SIM (Surat Izin Mengemudi).

Sepeda listrik jelas menggunakan motor, meski kapasitas penggeraknya terbatas, paling besar 500 Watt. Hingga saat ini memang tidak diperlukan SIM untuk mengendarainya. Entah nanti.

Sepeda listrik juga hanya menggunakan tenaga baterai yang sangat kecil, sekitar 1 Kwh saja. Itulah sebabnya jarak tempuh juga terbatas, hanya sekitar 20-30 Km. Bila jarak tempuh terlalu jauh, baterai akan habis dan kita harus mengayuhnya.

Sepeda listrik juga hanya memiliki disain seperti sepeda mini untuk anak-anak, tidak ada yang seperti sepeda gunung (mountain bike). Jadi hanya pantas digunakan untuk keliling kompleks perumahan saja, saat menghadiri rapat RT,  belanja iseng di mini market atau pergi ke  pusat olahraga di kompleks.

Dari segi kecepatan, sepeda listrik juga sangat pelan, hanya sekitar 2,5 Km/jam. Juga tidak ada kompartemen untuk mengangkut barang. Paling hanya tempat seukuran keranjang untuk belanja iseng di mini market.

Jadi, kelebihan sepeda motor listrik jauh berbeda. Kecepatan lebih  tinggi, jarak rempuh lebih jauh  Memiliki kompartemen lebih luas untuk mengangkut barang (misal galon air minum), bisa sampai 120kg, memiliki kelengkapan berkendara lebih lengkap, seperti pelindung kepala (safety helmet) kaca spion, lampu rem, dan lampu sein. Kapasitas motor penggerak juga lebih besar, serta dilengkapi baterai cukup besar, sehingga dapat mencapai jatak tempuh cukup jauh.

Harga juga cukup jauh berbeda. Melihat harga yang ditawarkan oleh  marketplace untuk sepeda listrik sekitar 2-5 juta Rupiah, sedangkan sepeda motor listrik mulai 7 juta Rupiah.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan