Mohon tunggu...
Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Mohon Tunggu... Pensiunan, freelance copy writer - Blogger

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Foodie Pilihan

Yang Harus Dicoba: Soto Semarang

4 September 2022   06:52 Diperbarui: 4 September 2022   07:11 185 20 21
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun


Bila sedang berkunjung ke kota Semarang, jangan lupa dengan kulinernya yang lezar dan murah. Adalah sebuah kuliner khas Semarang yang mudah disediakan sendiri di rumah untuk makan pagi, yaitu soto ayam.

Soto Semarang adalah kuliner akulturasi yang dipengaruhi budaya Tiongkok. 

Tidak heran, karena Semarang termasuk kota pesisir Utara pulau Jawa. Berupa soun yang dilengkapi suwiran daging ayam, daun seledri dan kadang ditambahkan potongan tomat, lalu disiram kuah panas bening atau kecoklatan akibat dicampur kuah dari sate kerang dan sate ayam. Lalu ditaburi bawang goreng.

Bentuknya memang hampir mirip dengan soto Lamongan dan soto Kudus. Yang membedakan soto Kudus kuahnya berwarna kuning. Sedangkan soto Lamongan sering menambahkan irisan kol / kubis. Yang istimewa adalah kesegaran kuahnya.

Pada umumnya disantap bersama lauk tambahan seperti sate kerang, sate ayam, sate daging, sate telur puyuh, saren / darah, tempe goreng dan potongan babat.

Yang terkenal dan cukup melegenda adalah soro Bokoran, Selan dan Bangkong. Semuanya buka pada pagi hari, dan pada umumnya cepat habis, jadi kita harus datang pagi-pagi.

Bagi penduduk Jakarta yang kangen dengan soto Semarang, ada soto Selan dan Bangkong yang sudah memiliki cabang di Jakarta. 

Kota Salatiga yang dekat dengan kota Semarang juga memiliki dua versi sooto yang mirip dengan soto Semarang, yaitu soto Esto ( pertama kali buka didekat garasi bis Esto) dan Parmoso (nama penjualnya). Bedanya ke dua soto ini dihidangkan dengan kerupuj gendar atau karak.

Soto adalah santapan yang mudah disiapkan oleh ibu-ibu di rumah. Kadang disajikan terpisah dengan nasi, kadang dicampur. Harganya juga ramah di kantong, sekitar 15-25 ribu per mangkok, tetapi belum termasuk lauk pendampingnya.

Bahkan di Balikpapan, kota para pendatang juga terdapat soto Semarang. Namun makanan pendampingnya kurang lengkap, jadi kita kurang puas. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Foodie Selengkapnya
Lihat Foodie Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan