Mohon tunggu...
Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Mohon Tunggu... Pensiunan, freelance copy writer - Blogger

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Lawan Covid, Waspadai Lingkungan Anda

19 Juli 2021   07:24 Diperbarui: 19 Juli 2021   07:25 66 2 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Lawan Covid, Waspadai Lingkungan Anda
Penularan Covid (sumber: tribunnnews.com)

Tiap hari bila Anda mengikuti group WhatsApp atau Line atau Telegram atau WeChat, isinya hanya berita duka, permohonan doa agar cepat sembuh saat isoman, permintaan plasma darah konvalesen atau mencari obat, oxygen dan kamar kosong di rumah sakit yang diunggah oleh teman-teman di komunitas Anda.

Hal ini lambat lain akan membuat Anda menjadi panik, penuh kekawatiran, stress, paranoid hingga depresi. Apalagi menerima banyak informasi tentang obat-obst, baik farmasi maupun herbal hasil 'forward", jadi bukan pengalaman pribadi si pengirim. Informasi ini tidak jelas, valid atau hoaks.

Tiada seorangpun yang tahu. Masih untung, bila sebelum meneruskan informasi, si teman membaca dan mencerna dulu, masuk akal atau tidak, sehingga tidak makin membingungkan. Untuk mengatasi hal ini, resep paling tepat batasi atau segera keluar dari macam-macam group yang memberikan terror pada kehidupan Anda.

Sebenarnya, inti persoalannya sederhana, Anda harus mengetahui dan memahami titik lengah yang ada pada lingkungan Anda. Saya catat ada sekitar 10 poin titik lengah yang wajib Anda waspadai, yaitu:

 1. Kumpul teman tidak serumah

Yang dimaksud kumpul disini, bisa saja Anda menerima tamu, baik sanak keluarga, teman kantor, teman komunitas, teman sekolah / kuliah atau tetangga rumah. Anda tidak pernah mengetahui orang ini pernah ketemu siapa saja, apakah mereka benar-benar sehat atau OTG (Orang Tanpa Gejala). Bila Anda menerima mereka tanpa mengenakan masker, peluang Anda tertular terbuka.

2. Makan minum dengan teman tidak serumah

Pada kasus pertama ditambah lagi, bila Anda melakukan makan minum, baik sajian dari Anda sebagai lsyaknya tuan rumah yang baik, atau tamu yang membawa dan menawari makanan, atau kebiasaan merokok. Aktifitas ini pasti melepas masker, disinilah titik lengah Anda terbuka. Apalagi makan minum sambil ngobtol.

3. Foto bersama tanpa masker

Sudah menjadi kebiasaan bila bertemu teman wajib foto-foto untuk diunggah ke  media sosial. Untuk menunjukkan atau menampakkan wajsh, pasti masker dibuka meski sebentar. Disinilah titik lengah Anda terbuka.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x