Mohon tunggu...
Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Mohon Tunggu... Blogger

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Finansial Pilihan

Waspadai Dompet Elektronik Anda

14 November 2019   12:58 Diperbarui: 14 November 2019   12:55 0 2 1 Mohon Tunggu...
Waspadai Dompet Elektronik Anda
Dompet Elektronik (sumber: id.techinasia.com)

Kini muncul jargon "rugi kalau transaksi tanpa diskon". Hal ini disebabkan perusahaan rintisan yang mengelola dompet elektronik saat ini sedang gila-gilanya "membakar" uang untuk promosi dengan memberikan diskon atau potongan harga, berupa cashback atau point.

Sebut saja, Gopay, Dana dan Link Aja yang memberikan diskon berupa cashback, Ovo yang memberikan point, dan perusahaan lainnya lagi yang juga rajin memberikan diskon, guna menarik pelanggan agar mau menggunakan aplikasi dompet elektronik yang dikelolanya.

Perlu Waspada

Jadi dengan maraknya program diskon dari perusahaan penyelenggara dompet elektronik, maka pelanggan dirayu untuk makin konsumtif.  Diskon bervariasi mulai dari 10% hingga 50% itupun masih ada persyaratan khusus yang ditulis kecil-kecil yang ditandai dengan asterisk. Bisa minimum transaksi, bisa diskon maksimum yang dapat diberikan, batas maksimum transaksi dalam satu bulan dan lain-lain persyaratan yang harus dibaca dengan teliti oleh pelanggan bila tidak mau kecewa.

Contoh kasus 1, Anda beli makanan 100.000, diskon 20% dengan diskon maksimum 12.500, itu artinya Anda hanya akan menerima cashback atau point sebesar 12.500, jadi jangan marah-marah dan berharap menerima cashback atau point 20.000. Sebelum malu karena sudah marah-marah, baca dulu persyaratan diskonnya.

Contoh kasus 2, Anda melalukan transaksi pembelian makanan 100.000 pada tanggal 1 mendapat cashback atau point 12.500, pada tanggal 10 Anda melakukan transaksi serupa, dan mendapat cashback atau point 12.500. Nah, bila pada gerai tersebut tertulis batas maksimum transaksi dalam satu bulan hanya mendapatkan cashback atau point 25.000, maka bila pada tanggal 20 Anda melakukan transaksi serupa, maka Anda tidak akan mendapatkan cashback atau point lagi.

Nah, setelah Anda paham aturan dan persyaratan diskon, kini Anda harus mewaspadai besarnya cashback atau point yang diterima. Kasus ini tidak diketahui, mutlak kesalahan sistem atau ada kecurangan dari pengelola. Karena setiap kali protes dilontarkan ke Layanan Pelanggan (Customer Service), kekurangan langsung diganti.

Contoh kasus 3, Anda beli makanan 100.000, diskon 20% dengan diskon maksimum 12.500, itu artinya Anda hanya akan menerima cashback atau point sebesar 12.500, namun yang tertera pada laporan transaksi, Anda hanya menerima cashback atau point hanya 600. Setelah Anda melayangkan protes melalui Layanan Pelanggan, Anda baru mendapat tambahan cashback atau point senilai 11.900, disertai permintaan maaf dan permohonan agar tetap bertransaksi dengan dompet elektronik.

Uniknya, bila kejadian ini terjadi satu kali saja, bisa dimaklumi karena kesalahan sistem, tetapi bila kejadian ini berulang kali, bisa muncul kecurigaan disengaja atau sistemnya bermasalah tetapi tidak diperbaiki.

Bahkan bisa menimbulkan kecurigaan yang lebih mendalam lagi, jangan-jangan saldo dompet elektronik bisa menguap suatu saat. Karena pada History hanya mencantumkan nilai transaksi, cashback atau point dan tempat transaksi, tanpa ada saldo. Saldo hanya tercantum di halaman muka tampilan aplikasi. Jadi, bila saldo akhir Anda 300 ribu, bisa saja tanpa diketahui saat mau digunakan saldo hanya tersisa 250 ribu. Memang kasus ini belum pernah terjadi, tetapi bisa saja suatu waktu menimpa Anda. Itulah sebabnya Anda perlu waspada.  Apakah Anda selalu ingat saldo akhir Anda? Apalagi bagi mereka yang memiliki banyak aplikasi dompet elektronik. Guna mencegah hal ini, disarankan Anda agar:

  1. Selalu memeriksa besaran cashback atau point yang diterima
  2. Selalu mencatat saldo akhir dompet elektronik

Dua saran di atas bertujuan agar Anda terhindar dari kerugian, akibat kesalahan sistem maupun bila berburuk sangka ditipu oleh pengelola dompet elektronik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x