Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Blogger

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Ceritaramlan

Aktivitas Menyambut Idulfitri

14 Juni 2018   03:33 Diperbarui: 14 Juni 2018   04:13 280 0 0
Aktivitas Menyambut Idulfitri
Sholat id (sumber: www.bandung.pojoksatu.id)

Idul Fitri adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal Hijriyah. Kata "id" diambil dari al-aud (masdar) yang berarti kembali. Arti dari Idul Fitri adalah kembali suci. Orang Jawa mengistilahkan idul fitri dengan Lebaran yang bermakna bebas dan selesai dari melakukan puasa. 

Dalam menyambut Idul Fitri banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukan umat Islam diantaranya adalah:

- Mandi dan Memakai Baju Bersih

Adalah sepantasnya bila Anda mandi sebelum melakukan shalat id. Alasan lain karena dalam shalat Id nanti akan berkumpul banyak orang.

Di samping mandi, Anda patut pula berhias diri, membersihkan badan dari kotoran, memotong rambut, memakai minyak wangi, siwakan dan memakai baju yang bersih dan baik, meski tidak harus baru. 

Warna baju yang paling baik adalah putih. Jika ada yang lebih baik dari pada baju putih, maka baju yang lebih baik itu lebih diutamakan untuk dikenakan.

- Memakaikan perhiasan pada anak-anak.

Sudah menjadi tradisi untuk memakaikan pada anak-anaka perhiasan emas atau pakaian berkain sutera, baik kepada anak laki-laki atau perempuan.  

- Shalat Id

Shalat Id ialah shalat dua rakaat yang dilakukan sebelum tergelincir matahari (zawal). Shalat Id harus dilakukan secara berjamaah, pada rakaat pertama melakukan takbir sebelum fatihah sebanyak 7 kali selain takbiratul ihram, dan pada rakaat kedua sebelum fatihah melakukan takbir sebanyak 5 kali selain takbir intiqal (takbir saat beranjak berdiri dari sujud kedua).  Di sela takbir diisi dengan bacaan tasbih. 

Shalat Id lazim di lakukan pada masjid terdekat dengan rumah, namun ada juga yang lebih senang mengikuti shalat Id pada masjid besar seperti masji Agung.

- Saling Bermaafan

Secara umum hal ini diwajibkan oleh para ulama. Salam Lebaran bisa dengan ucapan apa saja, selama masih dipandang baik. Rasulullah tidak mengajarkan ucapan khusus berkenaan dengan salam Lebaran. 

Lazimnya setelah shalat Id selesai, umat saling bermaaf-maafan dengan mengucapkan Minal Aidin wal Faidin, atau Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin. 

- Saling Berkunjung

Saling berkunjung antara sesama muslim disyariatkan dalam Islam. Secara khusus, salah satu hadits yang menjelaskan anjuran saling berkunjung pada saat hari raya adalah hadits Asiyah RA. Lazimnya yang lebih muda mengunjungi yang lebih tua, atau karyawan mengunjungi atasannya.

Biasanya pada hari Idul Fitri banyak pejabat negara, termasuk Menteri hingga Presiden melakukan Open House dikediamannya. Rakyat dapat brrkunjung pada jam yang telah ditentukan dan menyampaikan salam Idul Fitri pada pejabat negara.

- Ziarah Kubur

Juga diwajibkan pada hari raya untuk berziarah ke makam orang-orang atau kerabat yang telah mendahului kita.  Anda dapat melakukan ziarah kubur, sambil membawa bunga tabur dan karangan bunga.


Untuk kerabat Kompasiana, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439H, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

(Singapore, June 14, 2018)