Mohon tunggu...
Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Mohon Tunggu... Blogger

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Pilihan

Paskah, antara Peristiwa Agama, Telur dan Kelinci

14 April 2017   11:06 Diperbarui: 14 April 2017   12:34 0 1 0 Mohon Tunggu...
Paskah, antara Peristiwa Agama, Telur dan Kelinci
Easter (Sumber: Aston Marina Jakarta)

Bagi kaum kristiani atau nasrani, Paskah adalah momen keagamaan yang paling penting disamping Natal. Bila Natal dirayakan sebagai peristiwa kelahiran Nabi Isa atau Yesus Kristus, maka Paskah dirayakan sebagai peristiwa luar biasa kebangkitan Yesus Kristus dari alam maut kematian.

Namun akhir-akhir ini, peristiwa Paskah justru banyak dimanfaatkan untuk kepentingan pemasaran, dengan banyaknya lomba mencari telur Paskah atau menghias telur Paskah di mall dan hotel, serta pajangan kelinci di restoran, mall maupun hotel.

Latar Belakang

Dahulu kala, bangsa Inggris sudah mengenal Dewi Eostre atau bangsa Jerman mengenal Dewi Austro, sebagai dewi musim semi atau dewi kesuburan, mirip dengan Dewi Sri di Indonesia. Perayaan Paskah biasa dirayakan sekitar hari perayaan Dewi Eostre ini, akhirnya bangsa Inggris dan Jerman menggantikan perayaan Dewi Eostre dengan perayaan Paskah, dengan sebutan Easter (Inggris) atau Ostern (Jerman).

Telur adalah lambang dari cikal bakal kehidupan, kemudian diambil alih menjadi lambang bangkitnya kehidupan. Kelinci yang semua adalah lambang kesuburan (karena dapat berkembang biak dengan cepat) diambil alih dan menjadi lambing Paskah, yaitu lambang kehidupan yang berlimpah bersama Kristus.

Di belahan bumi Utara, Paskah bertepatan dengan musim semi. Musim semi adalah musim yang memperlihatkan munculnya kembali kehidupan. Pohon-pohon yang selama musim gugur dan musim dingin menjadi gundul karena kehilanggan banyak daunnya, kini mulai bertunas. Bunga mulai bermekaran, binatang-binatang mulai keluar dari persembunyiannya, kehidupan dimulai lagi.

Lambang telur dan kelinci pun diadopsi menjadi lambang kebangkitan Kristus, sesuai dengan prinsip hidup umat Nasrani untuk mulai hidup baru yang jauh dari dosa dan perbuatan buruk. Menjadi hidup baru yang bersemi dan berlimpah berdasar ajaran Kristiani.

Paskah Saat Ini

Paskah masih terus dirayakan oleh umat Nasrani dalam tiga perstiwa besar, dimulai dari Kamis Putih, Jumat Agung hingga Hari Raya Paskah. Dalam tata ibadah Katolik Roma, selain Ibadat Sabda, Liturgi Ekaristi dan Perarakan Pemindahan Sakramen Maha Kudus, juga terdapat upacara pembasuhan kaki. Sedangkan Jumat Agung adalah perayaan memperingati kisah sengsara Yesus dan peristiwa wafat Yesus Kristus diatas kayu salib di bukit Golgota. Puncak acara Paskah, adalah peristiwa kebangkitan Yesus Kristus yang berhasil mengalahkan alam maut kematian.

Perayaan Paskah kini juga menjadi event pemasaran yang memanfaatkan lambang telur dan kelinci untuk membina kebahagian bersama keluarga. Dengan memberikan penawaran harga khusus pada perioda 14-16 April 2017, hotel juga menyambut  momen perayaan Paskah yang jatuh pada tanggal 16 April 2017, dengan mempersiapkan program menarik untuk para tamu khususnya anak-anak yang menginap atau sekadar ingin merayakan bersama keluarga.

Easter Fun 2017 adalah tema yang diusung oleh salah satu hotel bintang empat di Jakarta, Aston Marina Ancol, yang berlokasi di tengah jantung area Jakarta Utara yang berada di Jalan Lodan Raya. Harga khusus yang diberikan sudah termasuk makan pagi prasmanan untuk dua orang, tiket masuk Alive Museum untuk dua orang, berbagai diskon menarik, dan kegiatan Paskah untuk Anak-anak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x