Mohon tunggu...
Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Mohon Tunggu... Pensiunan, freelance copy writer - Blogger

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Money

Kue Karawo: Berbisnis Tanpa Ilmu Pemasaran

28 Mei 2015   12:18 Diperbarui: 17 Juni 2015   06:30 281 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Bila Anda mengunjungi kota Gorontalo di provinsi Gorontalo yang terletak di bagian Utara pulau Sulawesi, Anda akan menemukan banyak hal yang menakjubkan. Selain flora dan fauna yang khas karena faktor geografis Gorontalo yang terletak dalam ekosistem Wallacea, yaitu terletak diantara dua benua Asia dan Australia.

Gorontalo juga menyimpan wisata alam yang luar biasa, pantai, laut, teluk, bukit dan danau memiliki pemandangan yang indah baik di atas maupun di bagian bawahnya. Anda dapat menemukan titik-titik selam yang sangat luar biasa indahnya, biota laut yang indah dan terumbu karang yang masih bagus karena masih belum banyak diselami.

[caption id="attachment_385994" align="aligncenter" width="300" caption="Kue Karawo dalam kemasan, tanpa merek (Dok. Pri)"][/caption]

Tentunya Gorontalo juga memiliki kuliner yang luar biasa lezat, terkenal dengan ciri pedas dan gurih. Salah satu camilan khas Gorontalo yang sering juga dijadikan oleh-oleh bagi keluarga atau kerabat oleh para pendatang adalah Kue Karawo, yang sering juga disebut sebagai Kue Kerawang. Kue ini juga sangat diminati sebagai hidangan untuk disajikan kepada para tamu pada saat hari Raya Idul Fitri. Dipasarkan per stoples kecil atau besar. Harga produk yang premium berkisar antara 125-200 ribu Rupiah per stoples. Saat ini tersedia empat varian rasa : coklat, keju, strawberry dan kopi.

[caption id="attachment_385990" align="aligncenter" width="300" caption="Kue Karawo (Sumber : Omar Niode Foundation)"]

14327894662050480008
14327894662050480008
[/caption]

Kue Karawo adalah kue khas Gorontalo yang diadaptasi dari sulaman pada kain karawo, kerajnan tekstil khas Gorontalo yang diturunkan dari generasi ke generasi sejak abad 17. Pada setiap keping kue kukis ini terdapat  lukisan berdasar motif kain Karawo yang berwarna-warni dari gula icing. Kue-kue didekorasi dengan indah, sehingga seakan sayang untuk dimakan.

Karawo sendiri tiap suku katanya merupakan kependekan dari kata kaita, rantheya dan wo’ala, itulah sebabnya sulaman khas Gorontalo berupa kaitan, rantai dan bongkaran. Sulaman ini memerlukan ketelitian tinggi dan ketekunan, itulah sebabnya penghias kue Karawo hampir dapat dipastikan dikerjakan oleh kaum wanita.

Adapun cara pembuatan kue Karawo dapat diuraikan secara sederhana. Pertama-tama siapkan bahan-bahan berupa mentega, gula halus, telur, susu, maizena, vanili dan terigu, serta bahan untuk menghias gula halus, putih telur dan cuka.

Cara membuatnya, mentega dan gula halus dikocok, baru masukkan kuning telur, lalu dikocok lagi. Masukkan susu, mentega, maizena dan vanili sehingga terbentuk adonan berwarna coklat sebelum dicetak. Campurkan terigu sampai tidak lengket di tangan. Adonan sudah siap dicetak sesuai model yang diinginkan, misal bentuk hati. Setelah dicetak, barulah kue dipanggang dengan oven, setelah matang baru didinginkan dan siap dihias.

Untuk bahan hiasan disiapkan dengan cara mengocok bahan-bahan sampai berwarna putih, lalu dibagi menjadi lima warna: putih, kuning, biru, merah dan hijau atau warna lain yang dikehendaki. Bahan hiasan dimasukkan kedalam kertas roti berbentuk kerucut, untuk memudahkan saat mulai menghias.

Kue Enak Yang Belum Dipasarkan Secara Profesional

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan