Mohon tunggu...
Susi Kardila
Susi Kardila Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Kapan pun kita bisa beropini keluarkan lah disini

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Ketika Mengangumi Menjadi Kenyataan

3 Juni 2022   18:08 Diperbarui: 3 Juni 2022   18:26 75 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

Saat Pulang Sekolah cindy menunggu angkot bersama temannya di halte . Mereka mengobrol banyak hal yang dibicarakan sambil tertawa-tertawa. Lali, tiba-tiba Seorang temannya Menanyakan sesuatu kepada Cindy dengan Andi 

" Ndy, Gua denger loh lagi deket yah sama Andi ? Kenapa sih kalian? kok luh gk pernah cerita-cerita sih klo loh deket sama Andi ? Tanya Miya , Teman sebangkunya . Teman-Teman Cindy yang lain ikut mengangguk mengiyakan sambil memasang muka menunggu jawaban Cindy , dan mencoba membuat Cindy untuk menjawab nya .Cindy menjawab 

" Hah? Deket gimna ? apa sih yang mau diceritain orang kami tuh cuman temenan doang " dengan muka yang mulai memerah ," udah deh nggak usah ditutup- tutupin gitu . Kita kan teman loh juga masa sih kita cuma tahun dari gosip-gosip aja ? Kita kan mau tahu juga yang sebenernya " "jadi , anak-anak gosipin Gua ? "Cindy Kelihatan Shock " 

"Ih..... Cindy jangan ngalihin pembicaraan kita deh " Tina gemas melihat tingkah saltingnya Cindy " 

Akhirnya Cindy mengakuinya dan bilang kepada teman-teman nya bahwa sebenarnya iya itu dekat dengan Andi pada saat kemarin pulang sekolah bareng bersama Andi .

" Dan disitu kalian bagaimana ?" tanya Tina 

" Sebenarnya Andi duluan yang ngajakin aku pulang barengan karna disitu kalian pun ninggalin aku pulang duluan , dan disitu Andi baik bngt ngajak aku pulang bareng naik motor dia , tpi nggak lama kemudian mendung dan hujan , disitu kami berteduh di halte " 

" Lalu bagaimana kalian " Tanya Miya 

" Lalu kami berteduh hingga hujan mulai reda , " jawab Cindy 

Lalu sampailah Cindy dirumah 

Keesokan hari nya tiba-tiba Andi sudah berada di depan pagar rumah 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan