Mohon tunggu...
Suradin
Suradin Mohon Tunggu... Seorang Pendidik di SMAN 6 Mataram

Terus Menjadi Pembelajar

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Covid-19, Menuntun Warga Pedesaan untuk Hidup Sehat

27 Juni 2020   19:24 Diperbarui: 27 Juni 2020   19:19 7 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Covid-19, Menuntun Warga Pedesaan untuk Hidup Sehat
Dok. Bersama Warga PT Sira, Desa Cempi Jaya, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, | Dokpri


SAYA mencoba memanfaatkan semua kesempatan, semasih bisa untuk berbuat demi kemaslahatan bersama. Di masa pandemi Covid-19, tentu banyak pihak yang mengambil bagian untuk membantu sesama. Mereka berbondong-bondong untuk memberikan apa yang mereka bisa lakukan kepada mereka yang membutuhkan.


Masa Covid-19, merupakan bencana umat manusia hari ini. Semua sektor kehidupan mengalami dampak akibat menyebarnya Covid-19. Terlebih aktivitas warga sangat terbatas, jika pun bepergian maka harus mematuhi protokol yang disarankan oleh pemerintah.

Minimal warga mengenakan masker jika melakukan aktivitas di luar rumah. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Namun demikian, bagi masyarakat di pedesaan untuk mendapatkan masker bukanlah hal yang mudah. Jika pun mereka membelinya, tentu harganya tidaklah murah.

Dok. Bersama Carlos Ferrandiz | Dokpri
Dok. Bersama Carlos Ferrandiz | Dokpri

Dokpri. 
Dokpri. 
Namun, dengan adanya bantuan dari pemerintah dan pihak swasta dengan  membagikan masker secara gratis kepada masyarakat, tentu merupakan hal yang menggembirakan. Sebab, dalam pembagian masker gratis ini, juga disertai dengan himbauan-himbauan tentang Covid-19, serta bagaimana pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kebersihan.


Ketika saya mengambil bagian untuk membagikan masker gratis kepada masyarakat di beberapa desa di kecamatan Hu'u bersama Carlos Ferrandiz dari Spanyol. Saya mendapatkan pelajaran serta gambaran bagaimana masyarakat merespon adanya penyebaran Covid-19. Di beberapa rumah warga yang saya sambangi, sudah tersedia tempat cuci tangan dengan wadah beragam ukuran depan rumah-nya. Ada yang menggunakan ember, dan bahkan ada pula menyimpan air dengan kendi beserta sabun cuci tangan dengan beragam merek.

Warga mulai menyadari pentingnya mencuci tangan, bukan saja sebelum menyantap makanan. Tapi juga ketika mereka pulang dari suatu tujuan. Keberadaan wadah penyimpan air beserta sabun  di dekat pintu masuk rumah di masa pandemi Covid-19, memberikan gambaran kepada semua pihak, bahwa masyarakat juga merespon penyebaran Covid-19, dengan memulai pola hidup sehat.

Dokpri. Warga Desa Cempi Jaya
Dokpri. Warga Desa Cempi Jaya
Dokpri
Dokpri
Dokpri
Dokpri
Walaupun belum semua warga menyadari pentingnya keberadaan tempat cuci tangan ini, tapi paling tidak dengan adanya Covid-19, secara tidak langsung telah mendorong sebagian warga di pedesaan untuk menjaga kesehatan. Begitu pula dengan kebiasaan mengenakan masker, yang dulunya sebelum ada Covid-19, hanya lazim dikenakan oleh mereka yang berprofesi kesehatan. Tapi, lain hal pada saat sekarang ini, dimana sangat mudah melihat warga, baik di pasar, kantor, sekolah, sedang mengendarai kendaraan dan di tempat umum orang mengenakan masker.


Ketika pada saat pembagian masker gratis yang saya lakukan bersama Carlos dan tim. Warga sangat antusias mengenakan masker, walaupun sebagian warga yang belum terbiasa mencoba berkompromi dengan masker yang mereka kenakan. Mungkin, karena belum terbiasa, kadang ada warga merasa sesak nafas, dan kemudian mencoba menyesuaikan dengan jilbab yang dikenakan.

Dokpri
Dokpri
Tapi dengan adanya pembagian masker gratis yang datang dari berbagai elemen di masa Covid-19, telah membiasakan masyarakat untuk menggunakan masker kemanapun pergi. Hal ini perlahan tapi pasti, telah mendorong dan memberikan kesadaran pentingnya masker untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pola hidup sehat ini, harapan-nya bisa berlanjut di masa-masa yang akan datang. Tidak hanya karena sebab Covid-19, tapi juga terpola dalam pikiran dan terejahwantah dalam laku. Karena sejatinya kesehatan merupakan hal yang vital dalam kehidupan manusia. Sebab, jika kesehatan mendapat gangguan dari penyakit, tentu akan menghambat segala urusan. 

VIDEO PILIHAN