Mohon tunggu...
Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Mohon Tunggu... Penulis - Dilahirkan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), dan Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017-sekarang).

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Menghadiri IHT di SMP 22 Penajam Paser Utara, Kaltim

5 Oktober 2022   09:16 Diperbarui: 5 Oktober 2022   09:40 136 3 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

Menghadiri IHT di SMP 22 Penajam Paser Utara, Kaltim

Kegiatan Sekolah Penggerak terus bergulir. SMP 22 Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur termasuk satu di antara dua SMP di kabupaten PPU yang lolos program Sekolah Penggerak Angkatan 2. Untuk meningkatkan kompetensi para guru SMP 22 PPU, diadakan IHT (In House Training) sejak hari Senin, 3 Oktober 2022.

Pada hari pertama IHT saya hadir sebentar di ruang pertemuan tersebut. Ada suatu hal yang harus saya selesaikan di ruang lain, yaitu di ruang guru SMP 22 PPU saat acara pembukaan hari pertama berlangsung. Menjelang siang, saya baru muncul di ruang yang agak luas itu.

Ada dua guru dari SMP 1 PPU berada di dalam ruang tersebut sebagai pendamping. Bu Nurmiati dan Bu Titik Sulastri begitu sibuk melayani pertanyaan dari beberapa guru yang menginginkan penjelasan lebih lanjut terkait materi yang dibahas pada waktu sebelumnya ( materi IHT terkait CP = Capaian Pembelajaran). Saya sempatkan untuk memotret dan merekam aktivitas mereka.

Saya menyempatkan waktu untuk berdialog dengan beberapa guru yang sebagian besar sudah saya kenal dengan baik. Saya pernah bertugas di SMP 22 PPU sekitar tiga tahunan.

Hari pertama IHT itu saya berpamitan menjelang pukul dua belas siang. Pak Mokhamad Syafii selaku pengawas pembina SMP 22 PPU ikut izin meninggalkan acara IHT yang menurut jadwal berlangsung hingga sore hari.

Baca juga: "Terlepas" Bukan "Melepaskan" 

Pada hari kedua IHT di sekolah yang dipimpin oleh Bu Dwi Astutik itu, saya datang lebih awal. Ada beberapa agenda yang perlu saya lakukan. Satu di antaranya, ingin bertemu dengan Bu Kusmiati yang menjadi pendamping pada IHT hari Selasa itu. Bu Kusmiati adalah kepala SMP 9 PPU.

Selain ada agenda ingin menemui Bu Kusmiati, saya ada agenda lain, yaitu mengingatkan dua guru bahasa Indonesia SMP 22 PPU, yaitu Bu Murniati dan Bu Yenie Lindayanti, agar segera mengirimkan atau menayangkan artikel di Kompasiana

Program dalam rangka memperingati Bulan Bahasa 2022 dalam MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Indonesia jenjang SMP/MTs Kabupaten Penajam Paser Utara dari pengawas sekolah adalah Lomba Menulis Artikel yang ditayangkan di Kompasiana. Tema cukup menarik "Pengalaman Menangani Siswa di Sekolah".

Sebagai Sekolah Penggerak Angkatan 2, saya mengharapkan para guru SMP 22 PPU bersemangat untuk mengikuti semua agenda kegiatan level kabupaten, termasuk lomba dalam rangka meramaikan Bulan Bahasa 2022.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan