Mohon tunggu...
Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Mohon Tunggu... Penulis - Selalu ingin belajar banyak hal untuk dapat dijadikan tulisan yang bermanfaat.

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017- 2024), dan pensiun PNS sejak 1 Februari 2024.

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Pilihan

Gula-gula yang Tidak Manis

27 September 2022   06:59 Diperbarui: 27 September 2022   07:09 1285
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Gula-Gula yang Tidak Manis

Kata "gula" tidak asing lagi dalam kehidupan sehari-hari. Hampir bisa dipastikan setiap hari kita bersentuhan dengan gula, baik lewat minuman, makanan, atau yang lain. Gula adalah bahan pemanis yang biasanya berbentuk kristal (butir-butir kecil) yang dibuat dari air tebu, aren (enau), atau nyiur. Orang lebih suka menyebut gula pasir untuk definisi seperti itu.

Kata "dasar" gula hanya dapat diberi imbuhan (afiks) yang sangat terbatas, yaitu:

ber- + gula = bergula (mengandung gula; ada gulanya)

meN- + gula = menggula (makna kiasan: memberi pujian supaya dinaikkan pangkat, dan sebagainya)

per-an + gula = pergulaan (segala sesuatu yang berhubungan dengan gula; perihal gula)

meN-i + gula = menggulai (memberi gula; membubuhi gula)

meN- + gulai = menggulai (memasak gulai; membuat gulai)

Baca Juga: Habis Manis Sepah Dibuang, Cuci Tangan! 

Kita harus waspada dengan kata dasar "gulai". Ketika diberi imbuhan meN- akan terbentuk kata menggulai, sama dengan kata "gula" diberi imbuhan meN-i, akan terbentuk kata menggulai juga. Untuk membedakan makna, tentu harus dilihat konteks kalimatnya. 

Kata dasar "gula" yang diulang (reduplikasi) akan membentuk kata "gula-gula". Ada dua makna kata "gula-gula". Makna denotasi (makna sesuai arti harfiah) "gula-gula" adalah penganan dibuat dari gula=permen=kembang gula=bonbon.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bahasa Selengkapnya
Lihat Bahasa Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun