Mohon tunggu...
Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Mohon Tunggu... Penulis - Dilahirkan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), dan Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017-sekarang).

Selanjutnya

Tutup

Financial Pilihan

Menabung di Bank Hanya Sementara

18 September 2022   08:49 Diperbarui: 18 September 2022   08:50 136 7 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Finansial. Sumber ilustrasi: PEXELS/Stevepb

 Menabung di Bank Hanya Sementara

Saya tidak terpengaruh dengan informasi perihal bunga tabungan di bank ada yang hanya nol persen dalam jumlah tertentu. Saya tidak akan memindahkan uang dari satu bank ke bank lain demi mencari bank yang menawarkan bunga tinggi.

Uang yang masuk ke rekening bank yang saya miliki adalah uang gaji kerja setiap bulan. Dulu, pada awal-awal kerja, gaji diterima secara kontan. Waktu itu belum ada BPD (Bank Pembangunan Daerah). Setiap guru dan staf tata usaha di sekolah tempat kami bekerja menerima gaji secara kontan. Hal itu tentu membuat repot. 

Staf yang diberi tugas mengambil uang gaji kemudian membagikan kepada seluruh pegawai harus benar-benar berhati-hati. Ada sedikit selisih uang pasti akan berakibat fatal. Semua uang yang sudah dimasukkan dalam amplop akan dibongkar lagi untuk dihitung ulang.

Saat gaji sudah diterima lewat bank, saya tidak ambil pusing tentang ada atau tidak ada bunga di sana. Hal yang saya harus tahu, biaya admin bank harus lebih kecil daripada bunga yang diberikan oleh pihak bank. 

Jika bunga bank lebih kecil daripada biaya admin per bulan, tentu jumlah gaji yang bisa diambil tidak sebanyak seharusnya.

Untuk itu, uang gaji selalu saya sisakan sekian rupiah agar masih ada biaya admin yang tidak lebih besar daripada bunga bank.

Gaji kami sekarang masuk ke rekening BPD (untuk wilayah kami namanya bankaltimtara= Bank untuk wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara). Sebagian uang saya ambil untuk dipindahkan ke bank lain yang ada ATM-nya. Saya sengaja tidak membuat ATM untuk BPD. Hal itu untuk menghindari pemborosan.

Jika ada ATM pada BPD, sewaktu-waktu butuh uang bisa menggesek ke ATM. Saya tidak mau hal itu terjadi. Saya memindahkan sebagian gaji ke ATM bank lain untuk keperluan mendesak. 

Jika bukan untuk kebutuhan mendesak saya tidak gunakan ATM itu. Untuk keperluan rutin sehari-hari, saya ambil uang di Bankaltimtara secara langsung ke kantor bank. Istilahnya, tarik tunai bertemu langsung dengan petugas teler bank.

Demikian sekilas cerita terkait bank yang hanya saya gunakan sebagai tempat penitipan sementara, bukan tempat mencari keuntungan (dengan mengharapkan bunga bank). 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan