Mohon tunggu...
Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Mohon Tunggu... Penulis - Dilahirkan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), dan Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017-sekarang).

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Pilihan

Memukuli Jangan Diulang, Ya!

9 September 2022   06:07 Diperbarui: 9 September 2022   06:09 92 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bahasa. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcstudio

Penggunaan kata ulang atau reduplikasi sering kurang tepat dilakukan oleh masyarakat. Kata dasar yang sudah diulang tidak perlu lagi diberi kata-kata penegas yang maksudnya sama.

Ada lima kata ulang (reduplikasi) yang sering dijadikan materi pelajaran di sekolah, yaitu:

Kata ulang utuh (dwilingga), contoh: loncat-loncat, lari-lari, malam-malam, sore-sore.

Kata ulang berubah bunyi, contoh: sayur-mayur, lauk-pauk, serta-merta, serba-serbi, gerak-gerik

Kata ulang suku kata awal (dwipurwa), contoh: lelaki, bebatuan, rerumputan, pepohonan

Kata ulang berimbuhan, contoh: bermain-main, tarik-menarik, dorong-mendorong

Kata ulang semu = kata dasar/ bukan kata ulang: kupu-kupu, cumi-cumi, kunang-kunang

Reduplikasi yang Tidak Tepat

Mari kita perhatikan kalimat berikut ini.

Mereka pukul-memukul di pinggir jalan. (kalimat yang benar)

Mereka saling pukul-memukul di pinggir jalan. (Kalimat salah. Penambahan saling tidak tepat karena makna reduplikasi pukul-memukul adalah saling memukul).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bahasa Selengkapnya
Lihat Bahasa Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan