Mohon tunggu...
Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Mohon Tunggu... Penulis - Dilahirkan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), dan Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017-sekarang).

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Pilihan

Bentuk "Terikat" yang Harus Digabung Penulisannya

8 September 2022   10:10 Diperbarui: 8 September 2022   10:15 79 9 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Bahasa. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcstudio

Dalam bahasa Indonesia ada unsur atau bentuk yang menyerupai kata tetapi tidak dapat berdiri sendiri sebagai kata. Bentuk itu terikat dengan kata lain. Umumnya terletak mendahului kata yang dilekati. 

Macam-macam bentuk terikat tersebut antara lain: antar-, anti-, loka-, multi-, purna-, sub-, super-, swa-, tuna-, dan adi-.

Penulisan unsur-unsur tersebut harus melekat (tidak ada spasi) dengan kata yang diikutinya. Marilah kita perhatikan penerapan dalam kalimat berikut.

Bus antarkota antarprovisi sering lewat di jalan ini.

Obat antimabuk harus diminum beberapa jam sebelum bepergian.

Acara lokakarya dimulai pukul 09.00 WIB.

Perusahaan multinasional itu akan menambah lokasi pabrik di Indonesia.

Setelah purnatugas sebagai pejabat di pemerintahan, Pak Hasan kembali bertani.

Dia bekerja pada subbagian keuangan di kantor itu.

Pesawat supersonik itu jatuh di Samudra Pasifik .

Pembangunan jalan desa di sini dilakukan secara swakarya.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bahasa Selengkapnya
Lihat Bahasa Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan