Makro

Chilivery, solusi harga cabai yang mahal karya anak pelosok negeri

21 Mei 2018   00:44 Diperbarui: 21 Mei 2018   02:14 426 0 3
Chilivery, solusi harga cabai yang mahal karya anak pelosok negeri
beasiswamahaghora.org

Saat ini, akibat lonjakan permintaan dipasar dan kurangnya jumlah stock membuat harga cabai meningkat sangat tajam hingga dikeluhkan mulai dari para ibu rumah tangga hingga produsen makanan. Belum lagi masalah distribusi dan datangnya bulan Ramadhan serta mulai mendekati lebaran kian menambah tingginya harga cabai yang ada.

Oleh karena itu, 3 orang Mahasiswa dari Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Pontianak berinovasi dan menciptakan sebuah prototype aplikasi yang berusaha mengatasi masalah yang menahun tersebut. Aplikasi tersebut diberi nama "Chilivery. More Fast,More Fresh" sesuai dengan prinsip efisiensi dan efektifitas dalam pemasaran komoditi cabai tersebut.

dokumentasi pribadi
dokumentasi pribadi
Fitur unggulan yang ditawarkan dalam aplikasi berbasis online ini adalah adanya system tawar menawar yang membuat konsumen dan penjual cabai dapat menentukan harga yang pas sehingga disetiap aspek pasar mendapatkan kepuasannya masing-masing,yang tentunya harga tersebut tidak melewati ceiling price sehingga harga lebih terkontrol dan tidak terfluktuasi terlalu tinggi.

Melalui inovasi teknologi ini, mereka berhasil membawa nama Universitas Tanjungpura ke kancah nasional dalam perlombaan LKTIN yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Indonesia,Yogyakarta.

Kedepannya, prototype aplikasi ini diharapkan dapat direalisasikan menjadi aplikasi yang sesungguhnya karena diproyeksi dapat menstabilkan harga dipasaran dan juga perlu adanya bantuan dan kerjasama dari pihak pihak terkait seperti Kemenristekdikti dan Kominfo untuk memajukan perekonomian bangsa melalui aplikasi ini. Terima kasih,semoga bermanfaat.