Mohon tunggu...
Sukmasih
Sukmasih Mohon Tunggu... Mahasiswa Ilmu Komunikasi

-

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Tanda Tanya Kaum Muda untuk Pilpres 2019

4 Oktober 2018   13:07 Diperbarui: 9 Oktober 2018   10:18 305 1 1 Mohon Tunggu...


Politik, satu kata yang sering di anggap pembahasan rumit di kalangan kaum muda. Sebenarnya, kaum muda yang berfikir demikian dapat dikatakan golongan kaum muda yang pasif dan tidak kritis.

Mereka tak memahami pentingnya kehidupan berpolitik dalam tatanan sosial. Mereka terlalu asyik tenggelam dalam permainan-permainan yang diciptakan perkembangan IPTEK, namun melupakan satu nilai kritis yang sangat diperlukan dalam memantau kondisi politik negaranya. Dapat dikatakan bahwa golongan kaum muda seperti mereka memiliki rasa nasionalis yang amat sedikit.

Sebenarnya, dengan adanya perkembangan IPTEK yang pesat seharusnya membuat para kaum muda lebih kritis dalam menanggapi fenomena sosial yang berkaitan dengan kehidupan berpolitik.

Akses internet dan media sosial mempermudah mereka melihat penampakan-penampakan dari masing-masing pemain dalam dunia politik. Politik layaknya sebuah laga untuk menunjukkan siapa yang paling mampu menciptakan keteraturan dalam kehidupan sosial, dan masyarakat sosial layaknya wasit yang bertugas mengawasi dan memutuskan siapa yang akan menjadi pemenang dalam laga berpolitik.

Berbagai kata-kata manis layaknya puisi terus diumbar untuk memenangkan hati masyarakat, sementara budaya berbalas pantun mulai terlihat dalam laga perpolitikan untuk saling menjatuhkan lawan.

Inilah yang seharusnya dipantau oleh kaum muda. Para kaum muda bukanlah orang bodoh yang hanya duduk diam atau bahkan pura-pura tidak tahu dengan fenomena yang terjadi di dunia perpolitikan.

Kaum muda juga bukan orang yang mudah tertipu dengan aksi-aksi yang dilancarkan para pemain laga politik. Para kaum muda harus tampil sebagai seorang yang intelek dengan kemampuan membaca pergerakan para pemain laga politik.

Sikap saling mengolok yang beralih saling mendukung juga perlu menjadi tanda tanya besar dalam benak kaum muda. Sebab, apa yang di sebut Politik Timbal Balik pasti ada.

Ketika seseorang yang biasa berseteru karena memperebutkan sebuah kekuasaan justru berbalik arah menjadi saling mendukung, meninggalkan jejak-jejak tanda tanya di benak kita. Apakah yang mereka lakukan hanya sebagai tipuan mata sehingga citra para pemain perpolitikan menjadi bersih di mata masyarakat?

Pencitraan adalah bumbu lama yang di berikan tiap kali tahun politik datang, melalui pencitraan ini para pemain politik akan merebut hati masyaraat. Tindakan para pemain politik tidak lepas dari bumbu-bumbu pencitraan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN