Akhmad Sujadi
Akhmad Sujadi wiraswasta

Entepreneur

Selanjutnya

Tutup

Otomotif

Pengelola Jalan Tol Gelar "Workshop Safety Driving" Pengemudi Bus

15 Mei 2018   19:30 Diperbarui: 15 Mei 2018   20:08 1914 0 0
Pengelola Jalan Tol Gelar "Workshop Safety Driving" Pengemudi Bus
Pelatihan Pengenalan Bus Secara Detail (Ft. Jasa Marga)

Jakarta, 15 Mei 2018  -- Dalam rangka persiapan arus mudik dan balik Lebaran pada Idul Fitri  1439 H Tahun  2018 , menggiatkan kegiatan Tertib Berlalu Lintas dan upaya menyukseskan Rencana Nasional Keselamatan Jalan, BUMN pengelola jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. berinisiatif menggelar pelatihan dan pembekalan bagi pengemudi bus melalui workshop bertajuk "Safety Driving for Bus Driver". 

Pelatihan tersebut dikhususkan bagi pengemudi bus, karena bus merupakan salah satu transportasi yang banyak digunakan oleh masyarakat dalam arus mudik atau balik pada lebaran yang jatuh pada bulan Juni mendatang.

Melalui pelatihan dan pembekalan ini, Jasa Marga membantu Pemerintah dalam menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan dan meningkatkan kualitas dan ketrampilan pengemudi bus untuk menciptakan keselamatan lalu lintas serta membangun budaya tertib berlalu lintas bagi seluruh pengguna kendaraan bermotor, khususnya bagi moda transportasi bus.

Peserta Pelatihan Foto Bersama (Dok. Jasa Marga)
Peserta Pelatihan Foto Bersama (Dok. Jasa Marga)

Workshop yang digelar pada hari Selasa, 15 Mei 2018 ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan membantu para pengemudi bus untuk selalu waspada dan bersikap tenang ketika mengemudikan kendaraannya. 

Selain itu, para pengemudi pun akan diberikan pemaparan terkait ilmu tentang kendaraan, persiapan mengemudi dan prosedur mengemudi yang baik untuk mengurangi potensi kecelakaan.

Tidak hanya diberi bekal secara teori, workshop yang terdiri dari 40 pengemudi bus yang tergabung dalam Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) dan 10 pengemudi bus Program "Mudik Bareng BUMN 2018" ini terdapat pula sesi praktik di Buperta Cibubur. 

Jasa Marga dan IPOMI menyediakan empat bus untuk sesi praktik. Dari hasil di lapangan para peserta akan dievaluasi mengenai sikap dalam mengemudi, kewaspadaan, prosedur mengemudi, kemampuan dan teknik mengemudi.

Metode evaluasi cara mengemudi peserta mengacu pada bagaimana sikap peserta dan tingkat kewaspadaan diaplikasikan pada setiap materi workshop. Para peserta harus memahami dengan jelas mengenai maksud materi workshop dan juga kemauan untuk memperbaiki segala kesalahan yang dibuat ketika mengemudi. Ketenangan, kesabaran, kedewasaan, dan kepribadaian peserta juga merupakan faktor penting dalam workshop ini.

Setelah melalui serangkaian pelatihan dan tes, para peserta perserta menerima sertifikat dan ID Card "Defensive & Responsible Driving Training Program for Bus Driver". Sertifikat yang diberikan kepada peserta dikeluarkan oleh Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) dan didukung oleh Safe Drive Training (Australia) Pty, Ltd.

Melalui workshop ini, Jasa Marga berharap angka kecelakaan saat mudik atau arus balik lebaran 2018 dapat ditekan, terutama yang melibatkan kendaraan bus. Oleh karena itu, Jasa Marga selalu mengingatkan kepada seluruh pengemudi untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas untuk keselamatan bersama.

Selain untuk mengedepankan keselamatan pemudik dan pengguna jalan lainnya, Direktur Operasi II Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan workshop ini digelar oleh Jasa Marga untuk menyukseskan program "Mudik Bareng BUMN 2018", dimana Jasa Marga menyediakan 26 unit bus dengan berbagai kota tujuan.

"Kami berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti hanya dalam momentum lebaran saja, tapi juga dapat diterapkan dalam jangka panjang sebagai acuan profesi, dan pada akhirnya dapat menjadi kebanggaan akan profesi sebagai pengemudi yang berdedikasi dan selalu mengedepankan keselamatan," pesan Subakti. ***