Mohon tunggu...
Suharto MTsN 5 Jakarta
Suharto MTsN 5 Jakarta Mohon Tunggu... Guru - Pendidik

Menulis

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Hanya Ini yang Saya Bisa Bantu untuk Madrasah

3 Oktober 2022   20:50 Diperbarui: 3 Oktober 2022   20:55 108 3 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana Adalah Platform Blog. Konten Ini Menjadi Tanggung Jawab Bloger Dan Tidak Mewakili Pandangan Redaksi Kompas.

Hanya Ini yang Saya Bisa Bantu Tuk Madrasah

Cing Ato
Guru Blogger Madrasah

Sudah 4,3 tahun penulis hidup sebagai penyintas GBS. Hidup dalam serba keterbatasan dan ketergantungan kepada orang lain. Tidak perlu disesali, mungkin ini cara Allah menyayangi hambanya. Positif thinking saja, tidak ada yang perlu dikeluhkan. Sudah syukuri saja apa yang masih tersisah. Masih banyak nikmat Allah yang harus disyukuri.

Di tengah keterbatasan masih ada jariku yang bisa menyentuh layar smartphone. Bermodal ilmu yang pernah dipelajari. Mencoba mengisi kekosongan waktu dengan menulis apa yang penulis bisa sambil rebahan di atas kasur.

Menulis setiap hari melalui smartphone lalu dishare ke medsos seperti Facebook dan blog. Karena sering menulis terkumpulnya ratusan artikel, lalu penulis himpun berdasarkan tema dan diikat dalam sebuah buku. Jadilah beberapa karya berupa buku dengan berbagai macam jenis, seperti buku motivasi, roman, cerpen, kisah inspiratif, memor, keagamaan dan buku tentang menulis. Sudah 12 buku solo yang sudah dicetak, sementara ada dua calon buku yang sedang proses pengeditan. Di samping itu pula sedang menggarap buku puisi dan pantun.

Sudah lama penulis ingin menyumbangkan ke perpustakaan MTsN 5 Jakarta, agar bisa dibaca oleh murid-murid, guru-guru, dan yang lainnya. Sementara sudah sebagian buku diberikan kepada madrasah untuk arsif kepala madrasah.

Senin, 3 Oktober 2022 penulis baru sempat datang ke perpustakaan dan bertemu dengan kepala perpustakaan. Dengan berkursi roda penulis mendatangi perpustakaan. Alhamdulillah, disambut dan diterima dengan baik oleh bapak Samingun, S.Pd. selaku ketua perpustakaan.

Baru 9 buah buku yang penulis berikan dari 12 buku yang ada. Kebetulan 3 buah buku belum dicetak ulang. Insyaallah, jika ada rezeki bisa dicetak ulang.

Mungkin itulah yang penulis bisa bantu untuk madrasah disaat penulis dalam kondisi serba keterbatasan sebagai penyintas GBS.  Hasrat hati ingin berbuat banyak untuk madrasah, namun apa daya sedang dalam keterbatasan.

Sebenarnya buku itu akan penulis berikan ke kantor kementerian agama kota Jakarta Utara. Mengingat sudah banyak guru-guru yang menyerahkan karya-karyanya. Namun, penulis berpikir ulang. Kenapa penulis harus ke sana dahulu, sementara perpustakaan madrasah belum penulis berikan? Akhirnya penulis putuskan untuk keperpustakaan madrasah terlebih dahulu, untuk kemenag kota Jakarta Utara bisa lain waktu melalui kepala madrasah. Mengingat masuk ke kantor Kemenag tidak ada jalan untuk kursi roda.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan