Mohon tunggu...
Sugiyanto Hadi Prayitno
Sugiyanto Hadi Prayitno Mohon Tunggu... Penulis - Lahir di Ampel, Boyolali, Jateng. Sarjana Publisistik UGM, lulus 1982. Pensiunan Pegawai TVRi tahun 2013.

Pensiunan PNS, penulis fiksi. Menulis untuk merawat ingatan.

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

(FAPI) Mang Alif bin Kohar Berubah

7 Juli 2015   11:34 Diperbarui: 7 Juli 2015   11:34 135
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

 

Sugiyanto Hadi P. - No. 79

 

Mang Alif bin Kohar menjadi tua di atas becak. Keringatnya mengucur dalam terik siang, menggigil dalam beku malam. Uang yang diperolehnya pun kecil tidak disyukuri.

 

Namun hari itu keadaan berubah. Berbasah peluh, digulung letih memang. Bedanya ia berwajah cerah, tidak lagi kuyu dan muram. Seminggu ini ia hijrah. Kini ia pandai melempar senyum, menyerobot salam kepada sesiapa yang ditemuinya. “Assalamu’alaikum!”

 

“Ada yang berbeda, Mang? Ramah dan rapi?” tanya Mas Jupri si penjual bakso penasaran.

 

“Kalau Mas Jupri mau meniru sikap saya, sepulang berjualan nanti saya perkenalkan Mas dengan seseorang!” jawab Mang Alif menawari. Ia kembali mengayuh becaknya menuju pangkalan.

 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun