Mohon tunggu...
SUCI LARASATI
SUCI LARASATI Mohon Tunggu... Guru - Seorang Guru Kimia

Hidup itu adalah berusaha menjadi pribadi yang lebih baik

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Pembelajaran Berdiferensiasi Dapat Mengoptimalkan Kebutuhan Peserta Didik

2 Desember 2022   12:07 Diperbarui: 2 Desember 2022   12:24 120
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

PEMBELAJARAN BERDEFERENSIASI MENGOPTIMALKAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK

 

Pendidikan dan pembelajaran adalah dua kata yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Kedua hal tersebut adalah bagian yang tidak dapat terpisahkan. Pendidikan tanpa pembelajaran akan kurang bermakna begitu juga sebaliknya. 

Pembelajaran merupakan interaksi yang dilakukan secara sengaja antara guru dan peserta didik dalam lingkungan belajar tertentu menggunakan berbagai media pendukung yang tersedia dengan tujuan agar peserta didik dapat belajar. Lebih sederhana lagi, pembelajaran diharapkan agar dapat terjadi proses belajar pada diri peserta didik. 

Seperti dijelaskan Siregar dan Nara (2010: 2) bahwa pembelajaran dikatakan sebagai seperangkat tindakan yang dirancang untuk mendukung proses belajar siswa, dengan memperhitungkan kejadian-kejadian ekstrim yang berperanan terhadap rangkaian kejadian-kejadian intern yang berlangsung dialami siswa. 

Selain itu, pembelajaran juga merupakan usaha pendidikan yang dilaksanakan secara sengaja, dengan tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu sebelum proses dilaksanakan, serta pelaksanaanya terkendali Dalam proses pembelajaran, akan lebih efektif dan tepat sasaran apabila kegiatan proses pembelajaran dilakukan dengan mempertimbangkan setiap kemampuan peserta didik mengupayakan serta memaksimalkan kelebihan dan kekurangan setiap peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. 

Dalam mengoptimalkan proses kegiatan pembelajaran yang mempertimbangkan setiap kemampuan peserta didik, pembelajaran berdeferensiasi dirasa cocok dalam mewujudkan hal tersebut. 

Menurut (Purba, dkk. 2021: 25-27) Pembelajaran ini merupakan satu cara untuk guru memenuhi kebutuhan setiap peserta didik karena pembelajaran berdiferensiasi adalah proses belajar mengajar dimana peserta didik dapat mempelajari materi pelajaran sesuai dengan kemampuan, apa yang disukai, dan kebutuhannya masing-masing sehingga mereka tidak frustasi dan merasa gagal dalam pengalaman belajarnya. 

Dalam pembelajaran berdiferensiasi, guru harus memahami dan menyadari bahwa tidak ada hanya satu cara, metode, strategi yang dilakukan dalam mempelajari suatu bahan pelajaran. 

Guru perlu menyusun bahan pelajaran, kegiatan-kegiatan, tugas-tugas harian baik yang dikerjakan di kelas maupun yang di rumah, dan asesmen akhir sesuai dengan kesiapan peserta didik-peserta didik dalam mempelajari bahan pelajaran tersebut, minat atau hal apa yang disukai peserta didiknya dalam belajar, dan bagaimana cara menyampaikan pelajaran yang sesuai dengan profil belajar peserta didik-peserta didiknya. 

Jadi dalam pembelajaran berdiferensiasi ada 3 aspek yang bisa dibedakan oleh guru agar peserta didik-peserta didiknya dapat mengerti bahan pelajaran yang mereka pelajari, yaitu aspek konten yang mau diajarkan, aspek proses atau kegiatan-kegiatan bermakna yang akan dilakukan oleh peserta didik di kelas, dan aspek ketiga adalah asesmen berupa pembuatan produk yang dilakukan di bagian akhir yang dapat mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran. Melihat hal tersebut, pembelajaran berdeferensiasi dirasa dapat mengoptimalkan kemmapuan peserta didik karena dalam proses pembelajarannya guru mempertimbangkan kebutuhan serta bakat dan minat peserta didik.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun