Bahasa Pilihan

Antara "Dino" dan "Dinten"

26 Juli 2018   19:00 Diperbarui: 26 Juli 2018   19:05 470 1 0
Antara "Dino" dan "Dinten"
Dokpri

Dalam bahasa Jawa ada 2 kata yang di bahasa Indonesia berarti hari, yaitu kata Dino dan Dinten. Secara umum ke- 2 kata itu dibedakan bahwa kata Dinten lebih halus dari pada kata Dino. Benarkah?

Dalam hal ini paling tidak kami memberi pilihan lain untuk pengartian ke- 2 kata tersebut. Pahamilah dengan baik.

Dalam spiritual Jawa setiap hari adalah kombinasi dari energi Langit dengan energi Bumi. Energi langit memiliki sistemnya sendiri yang mengatur siklusnya. Begitu juga dengan siklus energi bumi yang memiliki sistem.

Energi Langit kadang disebut dengan jagad gede (besar), sedangkan energi Bumi disebut dengan jagad alit (kecil/mini). Energi Langit mempengaruhi psikologis seseorang, serta perilaku seseorang dipengaruhi oleh energi Bumi.

Dalam bahasa Jawa realitas energi langit inilah yang dinamakan Pasaran, serta realitas energi Bumi dinamakan Dino. Sedangkan untuk menyebut hari yang terdiri dari energi Langit dan Bumi orang Jawa memakai kata Dinten.

Jadi perlu dipahami bahwa antara kata Dino dengan Dinten menunjukkan hal yang tidak sama. Setiap hari memiliki 2 energi, energi Langit dan Bumi yang keduanya memberi pengaruh berbeda.

Dengan memahami satu hal ini saja, terbukti laluhur Jawa lebih detail dalam memahami realitas Semesta. Bahwa tidak hanya ada energi Bumi/Dino, tetapi juga ada energi Langit. Kemudian dari keduanya orang Jawa menamakan dengan kata Dinten. Kiranya memberimu inspirasi.