Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... Wiraswasta - Bucin banget orangnya hehe

Owner Instagram Thrift Shop (@gretta.room) + Instagram Sparepart Motor dan Mobil (@chandramotorkm7). Kontak: 089505485190 (WA)

Selanjutnya

Tutup

Hiburan Pilihan

Baca Manga Tokyo Revengers Chapter 222, Draken Resmi Susul Baji, Emma, dan Chifuyu

14 September 2021   23:48 Diperbarui: 14 September 2021   23:50 9111 23 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Baca Manga Tokyo Revengers Chapter 222, Draken Resmi Susul Baji, Emma, dan Chifuyu
Baji dan Draken, highlight Tokyo Revengers chapter 222. (Sumber: Twitter @taiyakiboi)

Manga Tokyo Revengers chapter 222 yang kita nantikan bersama ternyata sudah ditayangkan di salah satu situs yang penulis baca. Nama situsnya akan penulis cantumkan di akhir artikel. 

Namun yang pasti, isi dari manga Tokyo Revengers chapter 222 tersebut 100% sama dengan spoiler yang sebelumnya sudah penulis buatkan rangkumannya di artikel sebelumnya yang berjudul "Spoiler Tokyo Revengers Chapter 222: Tewas Tertembak, Selamat Tinggal Draken!".

Nah, judul untuk manga Tokyo Revengers chapter 222 adalah "Give Back" atau yang dalam bahasa Indonesia artinya "Berikan Kembali". Panel pembuka akan menunjukkan sebuah narasi yang bertuliskan "Nyawa Takemichi berhasil terselamatkan, namun sebagai bayarannya, nyawa Draken harus hilang karena tertembak oleh musuh".

Di panel tersebut juga kita bisa melihat, Draken yang bergumam dalam hatinya bahwa ia tidak dapat mendengarkan apapun lagi, pandangannya menghitam, serta ia tidak dapat menggerakkan tangannya lagi. Setelah itu, di tengah hujan yang mengguyurnya, Draken mengatakan bahwa langit menjadi semakin kabur.

Kemudian di panel berikutnya, Draken mendengar suara seseorang yang memanggil-manggil namanya, dan ternyata itu adalah Takemichi. Takemichi berkata bahwa ia sudah meminta Senju pergi untuk memanggil ambulans. Sembari tersenyum, Takemichi berkata bahwa semuanya akan baik-baik saja dan mereka pasti akan menyelamatkannya.

Draken pun menyadari, bahwa dirinya saat ini tengah diambang kematian. Dan di panel selanjutnya, kita bisa melihat darah mulai mengucur deras dari tubuh Draken dan membasahi tanah. Kemudian, Takemichi tak lagi bisa memperlihatkan senyumnya, karena air matanya mengalir deras.

Takemichi pun masih mencoba menguatkan Draken dan mencegahnya untuk berkata bahwa ia akan mati, sebab Draken adalah Draken, dan semuanya akan baik-baik saja besok. Lalu, draken berkata kepada Takemichi bahwa ia tidak perlu menyalahkan dirinya sendiri atas kematiannya.

Draken menjelaskan bahwa kematiannya tidak disebabkan oleh Takemichi yang terus kembali ke masa lalu, melainkan karena kemauannya sendiri. "Kau sudah menyelamatkan nyawaku, jadi dengan senang hati aku akan mengorbankan nyawaku untukmu" ucap Draken sembari tersenyum.

Air mata pun semakin deras mengucur ke pipi Takemichi, sementara Draken memastikan apakah Takemichi mengerti apa yang diucapkannya barusan. Takemichi yang masih menangis sesenggukan pun hanya bisa menutup matanya dan menjawab iya.

Kemudian di tengah hujan yang semakin deras mengguyur mereka, Draken tiba-tiba menceritakan masa lalunya ketika berada di tingkat SD, bahwa dirinya kalah di banyak pertarungan. Takemichi pun tidak percaya bahwa orang seperti Draken mengalami banyak kekalahan.

Draken berkata itu karena ia selalu mencari gara-gara dengan orang yang lebih besar darinya, dan setelah kalah ia hanya akan bergulingan di tanah sambil menatap langit, persis seperti yang ia lakukan saat ini. Ia berkata bahwa ketika ia menatap langit semuanya menjadi tidak penting, yang ia rasakan hanyalah ketenangan/kenyamanan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x