Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... Wiraswasta - Bucin banget orangnya hehe

Owner Instagram Thrift Shop (@gretta.room) + Instagram Sparepart Motor dan Mobil (@chandramotorkm7). Kontak: 089505485190 (WA)

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Reputasi Timnas Indonesia Hancur Akibat Pemain Mental Tempe dan Zona Nyaman

4 Agustus 2021   06:41 Diperbarui: 4 Agustus 2021   06:55 597 15 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Reputasi Timnas Indonesia Hancur Akibat Pemain Mental Tempe dan Zona Nyaman
Timnas U-19 era Evan Dimas dkk. (Sumber: idntimes.com)

Selasa (3/8), akun Instagram @football.noise yang terkenal sering menyoroti rendahnya etos kerja para pemain lokal maupun Timnas Indonesia, membuat sebuah postingan menohok perihal salah satu judul artikel dari salah satu media online yang cukup terkemuka di Indonesia. 

Media online tersebut menyebut bahwa reputasi bulutangkis Indonesia rusak gara-gara Praveen/Melati.

Hal tersebut mengundang reaksi keras dari Noise (panggilan akrab akun @football.noise), yang menurutnya sektor bulutangkis sudah memiliki standar global dari dulu hingga sekarang. Noise justru menyarankan, bahwa media yang bersangkutan serta seluruh media-media di Indonesia, untuk mengkritik habis-habisan pemain Timnas sepakbola Indonesia.

Di postingan selanjutnya, Noise menjelaskan bahwa pemain Timnas Indonesia wajib dikritik sebab mereka bermental tempe dan stay di zona nyaman. Tak hanya itu, Noise juga terang-terangan menyebut pemain Timnas Indonesia terlalu mementingkan gaji yang tinggi ketimbang peningkatan karir.

Penulis iseng berkomentar, bahwa penulis akan menulis berita dengan judul di postingan tersebut, karena penulis juga mempunyai keresahan yang sama. Tapi, memangnya apa sih yang membuat pemain sepakbola Timnas Indonesia layak dikritik? Nah, di artikel ini akan penulis coba jelaskan sejelas mungkin alasannya.

Ranking Timnas Indonesia di FIFA Jeblok

Alasan utama yang membuat pemain Timnas Indonesia wajib dikritik habis-habisan adalah karena peringkat Timnas Indonesia di ranking terbaru FIFA yang memalukan. Ya, Indonesia ada di peringkat 173. Sebagai perbandingan, Indonesia ada di peringkat ke-7 dalam ranking se-Asia Tenggara. Indonesia ada di bawah Vietnam (92), Thailand (106), Filipina (125), Myanmar (139), Malaysia (153), dan bahkan Singapura (159).

Padahal bila kita ingat-ingat, di AFF tahun 2010 yang lalu, Indonesia masih bisa menang dari Thailand dan Malaysia. Vietnam, Myanmar, dan Singapura bahkan saat itu bisa dikalahkan dengan mudah oleh Timnas Indonesia yang kala itu berada di peringkat ke-127. Namun setelah 11 tahun berlalu, apa yang terjadi dengan Timnas Indonesia? Kenapa ranking malah anjlok ke-173?

Padahal juga, Timnas Senior sempat punya harapan kala Timnas U-19 yang diperkuat Evan Dimas, Muchlis Hadi, Zulfiandi, dan lain-lain, sempat menjadi juara Piala AFF U-19. Saking diagung-agungkannya mereka, kisah perjuangan mereka sampai dibuatkan film berjudul "Garuda 19". Namun, apa yang terjadi dengan para pemain tersebut?

Terlena dengan Zona Nyaman, Akhirnya Disalip Oleh Pemain Muda Negara Lain

Masih ingat dengan kemenangan "fenomenal" Timnas Indonesia U-19 ketika mengalahkan Korea Selatan U-19 di tahun 2013 yang lalu? Yup, itu adalah masa-masa dimana Ravi Murdianto, Hansamu Yama, Evan Dimas, Zulfiandi, hingga Ilham Udin sedang dalam "masa kejayaannya".

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN