Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... Mahasiswa Komunikasi

Bila ingin memuat artikel untuk kebutuhan Fair Use, bisa menghubungi saya melalui Email di: kecengsc@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Viral Pilihan

Viral Bocil Freestyle di Masjid, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

19 April 2021   06:35 Diperbarui: 19 April 2021   06:43 3557 24 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Viral Bocil Freestyle di Masjid, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
Viral bocil yang tirukan emote freestyle free fire di dalam masjid (hitekno.com)

Belakangan media social saya yakni Twitter dan Instagram, cukup banyak dipenuhi oleh video beberapa bocil (bocah cilik) yang melakukan freestyle. Namun freestyle yang mereka lakukan cukup membuat penonton geleng-geleng kepala, sebab bocil-bocil ini melakukan freestyle ketika melaksanakan ibadah sholat di masjid. Diketahui, video freestyle mereka tersebut terinspirasi dari emote di game Free Fire (FF) yang sedang naik daun.

Entah iya entah tidak, namun menurut saya sepertinya sekarang sedang trend mengikuti gerakan freestyle yang dilakukan oleh anak-anak tersebut, dimana mereka meletakkan kepala dan tangan mereka di lantai sebagai penopang, sedangkan kedua kakinya mereka angkat keatas tinggi-tinggi.

Saya sih jujur tidak mempermasalahkan siapa saja mengikuti trend tersebut, ya asalkan resiko cedera ditanggung sendiri dan tidak mengganggu orang lain. Namun, nyatanya terbukti bahwa salah satu aspek tersebut dilanggar oleh beberapa bocil pengikut trend freestyle ini.

Pasalnya, mereka melakukan gaya freestyle tersebut saat sedang beribadah di dalam masjid, yang notabene dapat mengganggu kelangsungan serta kekhusyukan Ibadah sholat orang-orang lain yang juga beribadah di masjid tersebut.

Berdasarkan pengamatan saya, ada 2 video yang sedang viral saat ini. Pertama, video berisikan 3 orang yang melakukan aksi freestyle tersebut secara bersamaan ketika orang-orang mulai bersujud. Kemudian di video kedua, terlihat satu orang melakukan aksi freestyle ini sendirian, namun berakhir dengan terjungkal sehingga mengenai orang di depan dan di sampingnya yang sedang bersujud.

Tak hanya sampai disitu saja, diketahui juga ada seorang bocil lainnya yang lengannya patah atau bermasalah sehingga harus di gips. Kejadian ini pun menambah buruk dampak dari mengikuti trend freestyle dari game Free Fire tersebut.

Namun bila kita cari akar permasalahannya, apakah game Free Fire selaku pencipta emote freestyle tersebut yang salah? Ah saya rasa tidak juga, sudah bukan zamannya menjadikan game sebagai kambing hitam. Ya, tengok saja pengalaman game GTA di zaman dahulu.

Ada yang bilang game GTA mengajarkan kekerasan, mengajarkan tidak menaati lalu lintas, mengajarkan tindakan criminal, dan lain sebagainya. Toh nyatanya, tak semua pemain GTA adalah pelanggar hukum dan tak semua pelanggar hukum adalah pemain GTA. Hal yang sama pun harusnya juga berlaku pada game Free Fire.

Menurut saya pribadi, justru orangtua dari para pelaku freestyle di masjid itulah yang harusnya menjadi salah satu pihak yang bertanggung jawab besar atas terjadinya hal tak senonoh di masjid tersebut.

Alasannya sederhana, karena saya pikir mereka telah gagal mendidik anak-anaknya mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat beribadah terutama saat beribadah di dalam masjid. Kita tahu saat beribadah adalah saatnya berkomunikasi dengan Tuhan, maka tak seharusnya ada kegiatan lain, apalagi kegiatan sepele seperti mengikuti trend freestyle.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN