Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... Mahasiswa Komunikasi

Bila ingin memuat artikel untuk kebutuhan Fair Use, bisa menghubungi saya melalui Email di: kecengsc@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Erling Haaland dan Upaya Borussia Dortmund "Naik Kelas"

9 Maret 2021   10:06 Diperbarui: 9 Maret 2021   19:42 308 41 8 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Erling Haaland dan Upaya Borussia Dortmund "Naik Kelas"
Striker Borussia Dortmund, Erling Haaland.| Sumber: Lukas Schulze/Bundesliga via Kompas.com

Borussia Dortmund harus menelan pil pahit di kompetisi Bundesliga pekan ke-24, yang dilaksanakan tanggal 6 Maret 2021 kemarin. Dortmund harus mengakui keunggulan Die Roten (Julukan Bayern Munich), dalam laga bertajuk Der Klassiker dengan skor 4-2 di Allianz Arena Stadium.

Hal tersebut jelas menjadi kerugian besar bagi Borussia Dortmund, sebab alih-alih memangkas jarak poin dengan Bayer Leverkusen dan Eintracht Frankfurt guna mendekatkan diri ke zona Champions League, anak asuh Edin Terzic malah stagnan di posisi ke-6 klasemen sementara.

Tak hanya itu, Die Borussen juga gagal memutus rantai kekalahan atas Bayern Munich yang membelenggu mereka selama ini. Terhitung semenjak bulan Agustus tahun 2019, Marco Reus dan kawan-kawan belum pernah lagi mengalahkan Bayern.

Dortmund Harus Revolusi Mental

Kekalahan Borussia Dortmund atas Bayern Munich tersebut, jujur membuat saya kecewa, sebab Dortmund adalah jagoan saya di Bundesliga. Mungkin sekitar tahun 2015 saya sudah mulai menyukai dan mendukung BVB.

Awalnya saya mengira, Bayern dan Dortmund ada di tingkatan yang sama, klub kelas A di Bundesliga. Sementara klub kelas B di Bundesliga ada RB Leipzig, Bayer Leverkusen, Eintracht Frankfurt, Schalke, dan Borussia Monchengladbach.

Namun, setelah laga kontra Bayern Munich kemarin, mata saya langsung terbuka dan (terpaksa) menerima kenyataan bahwa Borussia Dortmund adalah salah satu dari klub kelas B di Bundesliga, dan Bayern memang satu tingkat di atas mereka.

Apa dasar pernyataan saya yang menyebut kalau Dortmund berada satu tingkat di bawah Bayern? Ya, mari berkaca saja pada Der Klassiker kemarin. Dortmund berhasil unggul cepat 2-0 bahkan ketika laga belum genap berjalan 10 menit, berkat brace dari striker muda Erling Braut Haaland.

Hal tersebut cukup menakjubkan, mengingat Dortmund yang tidak bisa menurunkan Raphael Guerreiro dan Jadon Sancho yang cedera. Namun, apa yang terjadi kepada Dortmund setelah laga melewati menit ke-10 sangatlah menyebalkan untuk ditonton.

Setelah unggul 2 gol dari Bayern, Dortmund langsung memakai formasi parkir bus. Tak ada usaha untuk menyerang, tak ada sama sekali. Sejujurnya tak ada yang salah dengan formasi parkir bus setelah unggul 2 gol, namun bila memang laga sudah tinggal menyisahkan 10 atau 20 menit saja.

Tapi ini laga baru berjalan 10 menit loh, Bung Edin Terzic, masa iya langsung parkir bus? Seluruh penggemar bola pasti paham, apabila tim dengan materi pemain seperti Leroy Sane, Thomas Muller, dan Robert Lewandowski, diberi kebebasan berkreasi selama 80 menit, mustahil mereka tidak mengemas 1 gol pun.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x