Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... Mahasiswa Komunikasi

Bila ingin memuat artikel untuk kebutuhan Fair Use, bisa menghubungi saya melalui Email di: kecengsc@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Persipura Bubarkan Tim, Jadikan Momentum dan Ajang Introspeksi

7 Januari 2021   12:50 Diperbarui: 7 Januari 2021   18:02 307 50 7 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Persipura Bubarkan Tim, Jadikan Momentum dan Ajang Introspeksi
Potret Para Pemain Liga 1 Indonesia, dok jawapos.com

Kabar tak sedap dari kancah sepak bola Indonesia, menjadi asupan berita saya pada pagi ini (7/1/2021). Berita tersebut menyebutkan bahwa 2 tim besar di Indonesia, yakni Persipura Jayapura dan Madura United secara resmi telah membubarkan timnya masing-masing.

Untuk Persipura sendiri, mereka telah mengkonfirmasi alasan pembubaran diri melalui akun Instagram resmi mereka (@Persipurapapua1963), di situ terpampang logo kebanggaan Persipura yang ditempel stiker bertuliskan "BUBAR".

Potret Postingan Pembubaran Persipura di Laman Instagram Resmi Persipura, dok screenshot dari Instagram @persipurapapua1963
Potret Postingan Pembubaran Persipura di Laman Instagram Resmi Persipura, dok screenshot dari Instagram @persipurapapua1963
Di kolom caption dijelaskan, bahwa bubarnya Persipura disebabkan oleh Bank Papua yang tidak mencairkan dana kerja sama sebesar 5 Miliar sejak Maret 2020 yang lalu. Jadi praktis, Persipura semenjak Maret 2020 hanya didukung oleh PT. Freeport, Kuku Bima, serta sokongan dana dari manajemen.

Bank Papua sendiri beralasan bahwa tidak adanya kepastian dari kelanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia membuat mereka tidak bisa melakukan pembayaran sisa kontrak tersebut. Hal ini sejujurnya sangat disayangkan, sebab Persipura merupakan salah satu wakil Indonesia di ajang AFC Cup bersama dengan Bali United.

Namun ketimbang membahas persoalan tersebut, saya lebih ingin membahas persoalan pokoknya, yakni kompetisi yang tidak kunjung berjalan.

Seperti yang kita tahu, tak hanya klub Liga 1 saja yang sudah membubarkan diri, klub Liga 2 seperti PSMS Medan pun diketahui sudah melakukan hal serupa sejak Minggu lalu. Hal itu berdasarkan pada kompetisi yang sejatinya akan dilaksanakan pada bulan Februari 2021, namun kemungkinan terpaksa harus diundur (lagi).

Pengunduran kompetisi kali ini bukan disebabkan dari terkendalanya izin dari Polri, melainkan PSBB Jawa-Bali yang dicanangkan Pemerintah, dan akan berlaku 11 Januari 2021 hingga 25 Januari 2021.

Namun momen pengunduran kompetisi ini menurut saya harusnya menjadi bahan introspeksi diri, baik dari klub, suporter, maupun seluruh penggemar sepak bola di Indonesia.

Klub-klub yang membubarkan diri akibat masalah pendanaan, harusnya belajar menjadi klub yang profesional, seperti Bali United misalnya. Di masa pandemi ini, Bali United masih bisa memberikan giveaway bagi para penggemarnya, disaat banyak klub bahkan harus bertahan dengan dana pas-pasan.

Hal yang menjadi pembeda Bali United dari kkub lain adalah perihal kecakapan manajemen mengelola sosial media mereka (terutama Instagram dan YouTube), sebagai sarana promosi dan sumber pemasukan tambahan.

Ya, bila teman-teman bandingkan, konten Instagram dan YouTube Bali United sangat bervariasi, dan bahkan Instagram Bali United rutin memposting konten minimal 1 post dalam sehari.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x