Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... Wiraswasta - Bucin banget orangnya hehe

Owner Instagram Thrift Shop (@gretta.room) + Instagram Sparepart Motor dan Mobil (@chandramotorkm7). Kontak: 089505485190 (WA)

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Gaji Pemain dengan Nominal Tak Rasional, FC Barcelona Terancam Bangkrut

18 November 2020   10:30 Diperbarui: 18 November 2020   11:49 451 56 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Gaji Pemain dengan Nominal Tak Rasional, FC Barcelona Terancam Bangkrut
Potret Mega Bintang Barcelona, Lionel Messi.|kompas.com

Para Cules (sebutan fans FC Barcelona) boleh saja tertawa bahagia sebab Josep Maria Bartomeu dan staffnya sudah angkat kaki dari Camp Nou, tapi tahukah kalian kalau Barcelona sedang diambang kebangkrutan pasca ditinggal Bartomeu?

Bartomeu akhirnya meninggalkan Camp Nou pada 28 Oktober 2020 yang lalu sebab banyak suara yang menginginkan dirinya hengkang dari kepengurusan di Barcelona. Tuntutan tersebut disuarakan lantaran Bartomeu dan staffnya dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab penuh atas seretnya prestasi Blaugrana beberapa tahun belakangan.

Pekerjaan Bartomeu sejatinya masih bisa dibilang gemilang meski melakukan beberapa transfer blunder seperti melepas Neymar ke PSG. Klaim ini berdasarkan fakta bahwa FC Barcelona masih menjadi klub dengan penghasilan terbesar di dunia pada musim 2018/2019 dengan total pendapatan mencapai 840 juta Euro.

Namun capaian di musim 2018/2019 tersebut berbanding terbalik dengan realita yang terjadi di tahun 2020 sekarang. Banyak berita di media luar negeri yang mengatakan bahwa Barcelona bisa saja mengalami kebangkrutan di bulan Januari tahun 2021 mendatang.

Loh kok bisa? Ya, Barcelona diatas kertas boleh saja mengatongi gelar sebagai klub dengan penghasilan terbanyak, namun hal itu bukan berarti klub mengalami profit. Faktanya, 69% dari penghasilan mereka digunakan hanya untuk membayar gaji pemainnya.

Rata-rata gaji pemain Barcelona disebut adalah yang termahal di dunia, bahkan melewati Real Madrid, Chelsea, Manchester City dan Manchester United. Fakta mencengangkan tersebut tak lepas dari salary bintang mereka Lionel Messi, yang mencapai 100 juta Euro per tahunnya. Berarti, 1/8 dari 840 juta Euro keuntungan mereka, dihabiskan hanya untuk membayar gaji Messi.

Baca Juga: "Analisa Calon Juara Paruh Musim Premier League Musim 2020/2021"

Di sisi lain, Barcelona pun kini sudah jarang mempromosikan pemain asal La Masia ke tim utama. Perubahan tradisi itu disebabkan karena Bartomeu lebih suka menghabiskan uang di bursa transfer ketimbang mempromosikan pemain muda ke skuat utama.

Terbukti, 5 tahun terakhir Blaugrana sudah menghabiskan lebih dari 1 miliar Euro hanya untuk berbelanja pemain. Dan bahkan setelah menjual beberapa nama besar seperti Neymar, neraca keuangan mereka tetap minus alias rugi. Dalam 5 tahun terakhir Barca disebut merugi sebanyak 357 juta Euro.

Masalahnya, uang sebanyak itu yang digunakan untuk membeli pemain dengan nama-nama beken seperti Antoine Griezmann, Philippe Coutinho, dan Ousmane Dembele, yang tak kunjung menunjukan kualitas dari pemain yang ditebus dengan mahar yang besar tersebut

Saat board Barcelona mengeluarkan uang yang tak sedikit untuk 3 nama diatas serta pemain bintang lainnya, klub berharap mereka mampu setidaknya berprestasi di baik di La Liga maupun UCL. Namun apa boleh dikata, gelar La Liga direbut oleh sang rival Real Madrid musim lalu dan mereka dihajar habis-habisan oleh Bayern Munchen 8-2 di ajang UCL.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN