Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... Mahasiswa Komunikasi

Bila ingin memuat artikel untuk kebutuhan Fair Use, bisa menghubungi saya melalui Email di: kecengsc@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Ini Alasan Sistem Pergantian 5 Pemain Jadi Perdebatan di Liga Inggris

12 November 2020   06:30 Diperbarui: 12 November 2020   06:31 188 22 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ini Alasan Sistem Pergantian 5 Pemain Jadi Perdebatan di Liga Inggris
Potret Trend Alexander Arnold yang Ototnya Kelelahan di Laga Melawan Man. City Sehingga Harus Ditarik Keluar (radartasik.id)

Dalam pertandingan sepak bola, ada begitu banyak peraturan penting yang wajib ditaati oleh setiap pemain. Peraturan tersebut bisa sewaktu-waktu berubah apabila memang dirasa perlu untuk melakukan perubahan guna membuat sepak bola menjadi semakin baik.

Salah satu perubahan dalam sistem sepak bola yang baru-baru ini dilakukan adalah mengenai aturan pergantian pemain. Normalnya, setiap klub yang bertanding hanya diperkenankan melakukan 3x pergantian dalam satu laga.

Namun akhirnya peraturan tersebut diubah sementara oleh FIFA pada bulan Mei 2020 yang lalu, dan mulai diterapkan oleh Premier League dalam lanjutan sisa pertandingan musim 2019/2020, yang sudah 3 bulan terhenti akibat penyebaran masif virus Covid-19.

FIFA pun menganjurkan seluruh liga menetapkan sistem pergantian 5 pemain ini sampai setidaknya bulan Agustus 2021, tapi memang sifatnya tidak wajib. Liga besar dunia macam Bundesliga, Serie A, La Liga, dan Ligue 1, semua sepakat menggunakan sistem pergantian 5 pemain untuk musim 2020/2021.

Namun menariknya, mayoritas klub Premier League ternyata menolak sistem pergantian 5 pemain. Dan benar saja, setelah dilakukan vote, ternyata mayoritas suara setuju menggunakan sistem lama yakni 3 pergantian pemain saja per laga.

Hal tersebut lah yang mendasari kecaman dari pelatih klub-klub besar seperti Ole Gunnar Solksjaer, Jurgen Klopp, dan Pep Guardiola. Diketahui, Ole adalah yang pertama kali mencetuskan penolakan terhadap sistem 3 pergantian pemain.

Namun, opini Ole tempo hari tak banyak digubris lantaran dianggap hanya mencari kambing hitam atas buruknya performa MU. Tetapi setelah Klopp dan Guardiola angkat bicara, barulah banyak pihak yang tersadar, bahwa memang sistem pergantian 3 pemain di masa pandemi tidaklah benar.

Pergantian 3 pemain ditengah pandemi serta padatnya jadwal bermain, terutama klub-klub besar, membuat otot pemain menjadi lelah dan berujung pemain tersebut tumbang. Trent Alexander Arnold yang ditarik keluar ditengah laga dan harus absen minimal 4 pekan adalah contoh nyatanya.

Hal itu pula yang membuat Klopp berang dan akhirnya ikut bersuara dalam konferensi pers sehabis laga melawan City. Klopp bahkan tak sungkan mendukung pernyataan rivalnya di Manchester United yakni Ole Gunnar Solksjaer dengan mengatakan "Ole was right" (Ole benar).

Lantas, mengapa sebagian lebih klub Premier League tidak memilih mengimplementasikan aturan 5 pergantian pemain? Saya akan coba membahasnya dari 2 sudut pandang. Pertama, dari perspektif klub besar, dan kedua dari sisi klub menengah kebawah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x