Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... Email: kecengsc@gmail.com

Communications student. Experienced in debate competition. Currently love writing about football, anime, drakor and some governmental issues that directly contributes to society.

Selanjutnya

Tutup

Hiburan Pilihan

Game Among Us dan Fenomena Game "Hype Sesaat"

18 Oktober 2020   10:26 Diperbarui: 18 Oktober 2020   10:36 126 21 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Game Among Us dan Fenomena Game "Hype Sesaat"
Game Viral "Among Us" (sbnation.com)

Di era modern yang berkembang pesat, tak bisa dipungkiri bahwa satu brand bisa mendapatkan kepopuleran instan berkat keunikannya, namun tak menutup kemungkinan pula bisa redup bahkan hanya dalam hitungan minggu.

Hal ini sesungguhnya tak terjadi pada Youtuber, Brand, atau suatu produk tertentu saja melainkan juga dirasakan oleh dunia games. Di masa pandemi Covid-19 dimana kita beberapa kali diwajibkan work from home (WFH) dan PSBB, banyak yang melampiaskan kebosanan melalui games.

Sudah menjadi rahasia umum pula bahwa banyak games yang naik daun dan mendapat kepopuleran yang sangat tinggi namun beberapa Minggu atau Bulan berikutnya nama game tersebut sudah tak terdengar lagi.

Fenomena tersebut biasa disebut oleh para gamers sebagai game yang "Hype Sesaat" alias game yang hanya asyik dimainkan pada beberapa saat saja. 

Saat sudah mencapai level tertentu atau titik kepuasan tertentu, maka si player akan merasa bosan dan meninggalkan game tersebut lalu pindah ke game lainnya yg hype/akan hype.

Bila suatu game yg hype sudah mulai ditinggalkan pemain setianya, biasanya akan sulit untuk menggaet kembali pemain lama tersebut. Alasannya simpel, mindset pemain pasti berpikiran bahwa game tersebut sudah outdated atau ketinggalan zaman.

Maka dari itu, justru game yang sedang naik daun itulah yang perlu menambahkan inovasi unik pada gamenya tersebut agar tetap diminati para penggemarnya. Bila suatu game sudah meledak, maka tak gampang mendapatkan momentum seperti itu lagi kedepannya. Bahkan hampir tak mungkin.

Nah Kompasianer, berikut 5 games yang sempat viral pada masanya tapi kini jarang bahkan ada yang tak terdengar sama sekali.

1. Among Us

Potret Game
Potret Game "Among Us" yang Viral di 2020 (gamerant.com)

Ya tentu, Among Us sebagai game yang paling baru viral saya taruh di urutan pertama. Game yang viral sekitar bulan Agustus sampai awal Oktober 2020 ini sekarang sudah mengalami penurunan yang bisa dibilang cukup drastis.

Game dengan 100 juta lebih downloader di Play Store ini sepertinya gagal mempertahankan momentum yang didapat saat masa pandemi Covid-19 ini. Dengan tema permainan tuduh-tuduhan mirip seperti game Werewolf, game Among Us sempat digandrungi karena konsep yang berbeda dan unik.

Ada dua role yang bisa didapat yakni Crewmates dan Impostor, game ini sukses booming bahkan tampil di berbagai macam platform seperti Instagram, TikTok, Twitter, dan banyak lainnya. Namun game ini sangat rentan akan kebosanan karena gameplay nya yang monoton.

Dan benar saja, di tengah bulan Oktober ini game Among Us sudah jarang menghiasi timeline Instagram atau TikTok kita. Bisa dibilang, game Among Us ini adalah game yang masa kepopulerannya berakhir paling cepat dibanding 4 game dibawah lainnya.

2. Pokemon GO

Potret Game
Potret Game "Pokemon Go" (esports.skor.id)

Hayo ngaku, siapa yang dulu bela-belain keluar rumah dan jalan kaki seharian atau naik motor hanya untuk berburu Pokemon? Kalau pernah, kita sama Kompasianer. Good old days.

Tapi sayangnya, game Pokemon GO yang rilis di bulan Juli 2016 ini tak bertahan lama. Saya pun menjadi saksi betapa cepatnya orang-orang berpindah hati dari Pokemon GO ke Mobile Legends, PUBG, atau game populer lainnya di 2016 tersebut.

Kejenuhan para pemain tersebut cukup beralasan sebab memang tak ada update yang signifikan dari developer guna menaikkan kualitas Pokemon GO itu sendiri. Bahkan banyak review negatif di Play Store mengenai Pokemon GO. Banyak bug seperti in-game battle dan bug lokasi, konsep free-to-play yang menjadi pay-to-win, hingga penambahan Pokemon baru yang terkesan lamban di 2016 yang lalu.

3. Clash of Clans

Potret Game
Potret Game "Clash of Clans" (supercell.com)

Siapa yang tidak pernah bermain Clash of Clans? Yap, sebagian besar orang pasti pernah setidaknya mencoba permainan ini. Game yang rilis di tahun 2012 ini sudah di download lebih dari 500 juta orang di Play Store.

Tapi sayang, nama Clash of Clans kini sudah sangat jarang terdengar. Bahkan, banyak anggapan bahwa game ini sudah kuno dan menganggap bahwa game ini telah tamat. 

Tergerusnya game yang biasa disingkat CoC ini bisa jadi karena banyak yang sudah mencapai tingkat tertentu di game ini lalu merasa bosan dan menjual akunnya. Level tertinggi ketika saya masih aktif bermain adalah level 13 untuk Town Hall.

Lambat laun ketika game seperti Pokemon GO, Mobile Legends, dan sesama game keluaran Supercell "Clash Royale" muncul, maka game Clash of Clans semakin kehilangan pemain aktifnya. Tak jarang orang-orang yang masih memainkan game ini hanya login untuk collect gold dan elixir, attack, lalu log out.

Sebenarnya CoC terbilang sukses dalam mempertahankan momentum yang mereka peroleh. Terhitung 2 atau 3 tahun mereka mampu bertahan memegang predikat sebagai "Game Terpopuler". Namun memang di 2020 ini, game CoC sudah tak begitu diminati lagi oleh masyarakat.

4. Line Let's Get Rich

Potret Game
Potret Game "Line Let's Get Rich" (kaskus.co.id)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x