Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... Email: kecengsc@gmail.com

Mahasiswa Komunikasi

Selanjutnya

Tutup

Digital

Cashzine: Aplikasi Penghasil Uang, Mau Coba? Simak Plus Minusnya

15 Oktober 2020   18:56 Diperbarui: 15 Oktober 2020   21:49 360 9 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Cashzine: Aplikasi Penghasil Uang, Mau Coba? Simak Plus Minusnya
Potret Aplikasi Cashzine (digitek.id)

Belakangan mulai banyak aplikasi penghasil uang bertebaran di Indonesia. Katakanlah JD Union, Alimama, GoIns, V Tube, dll. Cara yang ditawarkan untuk meraup keuntungan pun cukup beragam. Ada yang mengklaim bekerjasama dengan Amazon, Shopee, Instagram, dan banyak aplikasi tenar lainnya.

Namun lambat laun, satu persatu kedoknya mulai terungkap. Dimulai dari ribut besar perihal JD Union dan Alimama yang kabur membawa miliaran uang member, hingga GoIns yang diklaim beberapa ahli keuangan/investasi akan segera tutup dan tinggal menunggu resminya saja.

Hal itu sangat wajar mengingat aplikasi-aplikasi tersebut pada fondasinya menggunakan prinsip skema ponzi alias skema piramida, yang mana keuntungan member lama sebagian besar berasal dari uang deposit member baru. Hal ini erat kaitannya dengan pepatah gali lubang tutup lubang.

Nah, setelah mengenai beberapa aplikasi penghasil uang tipu-tipu tersebut, masih mau mencoba Cashzine? Ya itu terserah teman-teman. Di artikel ini, saya akan coba menjabarkan saja untung ruginya memakai aplikasi ini.

Untung

1. No Deposit

Yup, teman-teman tidak salah baca, Cashzine adalah salah satu aplikasi penghasil uang yang tidak mengharuskan penggunanya melakukan deposit terlebih dahulu sebelum melakukan withdraw, tidak seperti beberapa aplikasi penghasil uang lainnya.

Jadi sebenarnya Cashzine bisa dibilang cukup aman karena kita tidak perlu memasukkan uang kita kedalam aplikasi tersebut. Namun kembali lagi, mau dicoba atau tidak terserah teman-teman.

2. Cara Kerja Yang Simpel

Cara mendapat uang dari aplikasi Cashzine ini juga cukup gampang. Teman-teman hanya perlu membaca artikel yang disediakan lalu koin akan berdatangan ke akun kalian. Koin yang bisa teman-teman dapatkan dari membaca satu artikel kira-kira 50 sampai 150 koin, tergantung sepanjang apa artikelnya.

Namun belakangan, Cashzine mengubah kebijakannya dengan menetapkan satu artikel hanya bisa memberi 5 sampai 100 artikel. Perubahan ini dibuat guna meningkatkan kualitas baca para penggunanya. 

Jadi, pengguna tidak hanya asal scroll demi mendapat koin, tapi juga setidaknya membaca isi artikelnya. Semakin kualitas membaca dinilai bagus, semakin banyak pula koin yang diberikan.

Tak hanya itu, ada juga bermacam tugas lain yang bisa diberikan untuk menambah koin seperti login harian, mengisi survey, atau tugas spesifik tertentu seperti yang diberikan oleh tapjoy dan semacamnya.

3. Kredibel

Dalam hal kredibilitas sepertinya Cashzine cukup bisa dipertanggung jawabkan. Hal ini terbukti karena Cashzine bisa masuk ke App Store, tidak seperti JD Union atau GoIns. 

Cashzine pun terbukti membayar para penggunya, terbukti dari review positif di App Store yang mencapai jauh melebihi review negatifnya. Selain itu, Cashzine pun jauh dari review negatif para YouTubers. Mama dari itu, saya menyimpulkan Cashzine bisa terbilang kredibel.


Rugi

1. Effort Tidak Sesuai Hasil

Mengapa saya menyimpulkan demikian? Ya bayangkan saja, untuk melakukan withdraw minimal kita harus memiliki koin sebanyak 960 ribu koin atau sekitar 190 ribu rupiah. Bila koin kita dibawah 960 ribu? Ya tidak bisa withdraw.

Nah, dengan mematok bayaran 50 koin per satu kali membaca artikel, bayangkan berapa ribu artikel yang harus kita baca hanya untuk mendapatkan 500 ribu koin atau 100 ribu rupiah saja? Bisa-bisa mata kita keburu jebol.

Ada juga beberapa user yang sudah bermain selama 4 bulan dan mengungkapkan baru bisa menghasilkan 100.000 koin saja. Ya, mungkin dia tidak memanfaatkan fitur invite teman, tapi tetap saja, menghasilkan 50 koin dari membaca 1 artikel full sangat tidak worth it.

2. Termasuk Skema Ponzi

Seperti yang sudah saya katakan, Cashzine pun juga termasuk dalam skema ponzi. Mereka menyiasatinya dengan tidak diwajibkannya deposit, jadi tidak terlalu kentara bahwa aplikasi tersebut memakai skema ponzi.

Selain itu, apabila aplikasi pengguna konsep skema ponzi membuat member lama mendapatkan rupiah dengan mengundang member baru, Cashzine mengganti rupiah tersebut dengan koin. 

Ya, setiap kali ada teman yang join Cashzine dengan menggunakan kode referal yang diberikan oleh seseorang, maka si pemegang kode akan mendapat 20.000 koin dan orang yang memasukkan kode akan mendapat 8.000 koin.

Logikanya, siapa yang mau membaca artikel dengan bayaran 50 koin kalau dengan satu orang join dengan kode referal yang kita berikan, kita sudah bisa mendapat 20.000 koin?

***

Sekian review singkat saya mengenai aplikasi Cashzine. Intinya, aplikasi ini sepertinya cukup aman karena tidak memakai sistem deposit dan sangat menguntungkan apabila teman-teman mempunyai banyak teman yang bisa diminta memasukkan kode referal. Semoga bermanfaat.

VIDEO PILIHAN