Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... Mahasiswa Komunikasi

Bila ingin memuat artikel untuk kebutuhan Fair Use, bisa menghubungi saya melalui Email di: kecengsc@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Goins Tutup dan Terbukti Scammer, Susul JD Union dan Alimama Kabur

12 Oktober 2020   10:06 Diperbarui: 12 Oktober 2020   10:13 9866 19 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Goins Tutup dan Terbukti Scammer, Susul JD Union dan Alimama Kabur
Logo Aplikasi Goins Yang Kini Telah Hilang (mikirtekno.com)

Kabar tak mengenakkan datang menghampiri para pemain aplikasi penghasil uang, Goins. Pada hari Minggu tanggal 11 Oktober kemarin Goins tak lagi bisa diakses.

Hal ini pun sesungguhnya tidak aneh lagi alias sudah digadang-gadang oleh beberapa YouTuber/Influencer, bahwa umur Goins tak akan lama lagi mengingat aplikasi JD Union dan Alimama yang memiliki sistem serupa, sudah lebih dahulu tutup (kabur).

Saya pun semenjak menulis artikel "Bukti JD Union Scammer dan Bawa Kabur Miliaran Uang Member" di bulan September, sudah memprediksi bahwa Goins pun tak lama lagi akan menyusul. Dan benar saja, Goins benar-benar menyusul kabur di bulan Oktober ini.

Poin utama yang menjadi pertimbangan saya bahwa umur Goins di Indonesia tak akan lama jelas adalah skema ponzi yang diterapkan dalam upaya mereka memberikan keuntungan untuk member-nya.

Sekedar me-refresh kembali ingatan kita akan skema ponzi, skema tersebut sesuai dengan pepatah gali lubang tutup lubang. Jadi, owner akan menjanjikan keuntungan yang melimpah andai member dapat menarik sebanyak mungkin anggota baru, lalu saat semakin banyak anggota baru melakukan top-up, maka pundi-pundi keuangan owner akan meningkat secara drastis dan balik modal dalam sekejap.

Dalam kasus Goins, kasusnya sama persis seperti kasus JD Union dan Alimama. Owner akan membayar sebesar apapun keuntungan member dengan uangnya sendiri, pasti. Hal tersebut ditujukan agar si member bekerja keras merekrut anggota baru agar mendapat lebih banyak uang.

Setelah makin banyak member baru yang gabung di Goins, mulailah si owner bergerak melancarkan strateginya untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya sebelum tutup alias kabur.

Beberapa saat sebelum kabur, owner Goins membuka paket "Direktur" dengan alih-alih keuntungan yang lebih tinggi dengan melakukan top-up modal atau keuntungan yang sudah diperoleh sebelumnya. Seperti yang dijelaskan bang Andre Rizky di kanal YouTube dibawah.

Simsalabim, sesaat setelah para member melakukan top-up untuk paket "Direktur", Goins pun TIDAK BISA DIAKSES LAGI. Lagu lama pun terulang kembali, member yang merasa dirugikan lapor kesana kemari dengan harapan uang mereka masih bisa kembali. Persis seperti saat JD Union tutup dan viral bulan September lalu.

Sesungguhnya saya bingung, kapan masyarakat Indonesia akan belajar? Goins, JD Union, Alimama, V Tube, dll, bukan merupakan tempat investasi. Walaupun kedepannya ada Alimomo, Alimimi, Alimeme, dan lainnya, bila kalian diminta mengajak orang lain untuk bergabung lalu mendapat uang, maka aplikasi tersebut 99% menggunakan skema ponzi. Dengan kata lain, aplikasi tersebut adalah penipu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x