Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... -

Rookie Learn to Fly~

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Fase Grup UCL 2020/2021 Hadirkan Pertarungan Messi vs CR7 yang Terakhir Kalinya

2 Oktober 2020   06:45 Diperbarui: 2 Oktober 2020   07:22 70 15 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Fase Grup UCL 2020/2021 Hadirkan Pertarungan Messi vs CR7 yang Terakhir Kalinya
UEFA Champions League (liputan6.com)

UEFA Champions League melalui akun Instagram resmi mereka (@championsleague) telah mengonfirmasi fase grup untuk UCL musim depan.

Ya informasi resmi tersebut di posting pada kira-kira pukul 23:30 (01/10/20). Berikut daftar 36 tim dalam 8 grup yang akan bertanding musim depan.

Bagan Fase Grup UCL 2020/2021 (Instagram (@championsleague))
Bagan Fase Grup UCL 2020/2021 (Instagram (@championsleague))
Grup A: Bayern Munchen, Atletico Madrid, RB Salzburg, Lokomotiv Moskva

Grup B: Real Madrid, Shaktar Donetsk, Inter Milan, Borussia Monchengladbach

Grup C: FC Porto, Manchester City, Olympiakos, Olympique Marseille.

Grup D: Liverpool, Ajax, Atalanta, Midtjylland

Grup E: Sevilla, Chelsea, Krasnodar, Rennes

Grup F: Zenit, Borussia Dortmund, Lazio, Club Brugge

Grup G: Juventus, Barcelona, Dynamo Kyiv, Ferencvaros

Grup H: Paris Saint Germain, Manchester United, RB Leipzig, Instanbul Basaksehir

Saya akan mencoba memprediksi siapa kira-kira yang akan menempati urutan 2 teratas di setiap grup dan berhak maju ke babak selanjutnya.

Dari grup A, dilihat dari komposisinya sepertinya mustahil apabila FC Bayern Munchen tidak melaju ke babak berikutnya. Bayern bisa dibilang adalah tim terkuat di Eropa, bahkan di dunia untuk saat ini. Nah, tinggal Atletico, Salzburg dan Lokomotiv Moskva lah yang wajib mati-matian memperbutkan posisi kedua di grup A. Atletico diatas angin mungkin lebih diunggulkan, namun mereka tak boleh lengah bila serius ingin melangkah ke babak selanjutnya.

Di grup B, sudah jelas Real Madrid dan Inter Milan akan memperebutkan posisi pertama dan kedua. Borussia Monchengladbach sesungguhnya tidak buruk, namun masalah konsistensi kerap mengganggu mereka sehingga sulit untuk bersaing mendapatkan posisi kedua. Sementara Shaktar Donetsk, tentu masih segar di ingatan kita bagaimana mereka dihajar Inter Milan di UCL musim lalu. Maka dari itu, posisi 1 dan 2 sejatinya sudah menjadi milik Inter dan Real Madrid.

Untuk grup C, banyak yang beranggapan bahwa ini merupakan grup yang paling enteng. Bagaimana tidak, sulit membayangkan apabila Manchester City tidak lolos dari grup ini. City dari segi komposisi pemain jelas jauh mengungguli Porto, Olympiakos, dan Marseille. Namun, pertarungan memperebutkan posisi kedua lah yang akan menjadi menarik mengingat ketiganya punya kapasitas yang mirip-mirip. Bila diminta memilih, saya lebih condong kepada Porto, jawara Liga Primera Portugal.

Grup D? Wah, kalau dari grup ini rasanya satu tempat ke babak selanjutnya sudah di booking oleh kampiun Premier League musim lalu, yakni Liverpool FC. Kualitas pemain, kematangan tim, chemistry, dan banyak aspek lainnya berada jauh diatas Ajax, Atalanta dan Midtjylland. Tanpa bermaksud merendahkan Midtjylland, namun diatas kertas posisi kedua di grup ini akan diperebutkan oleh Atalanta dan Ajax saja. Saya cukup bingung apabila diminta memilih, karena Ajax merupakan klub bagus dengan akademi mumpuni sedangkan Atalanta adalah kuda hitam yang sedang naik daun. Tapi saya lebih prefer Atalanta dikarenakan chemistry, determinasi serta konsistensi mereka.

2 tempat di grup E secara matematis sudah pasti akan diisi Chelsea dan Sevilla. Chelsea tentu dengan materi pemain mega bintangnya dan Sevilla raja Europa League yang terkenal dengan kejutan yang mereka tunjukan. Inter dan MU pun mereka hajar di UEL tahun lalu. Jadi, pantas rasanya apabila musim ini mereka mencicipi UCL lebih lama. Rennes punya peluang menyelip di posisi kedua, namun dengan catatan mereka bisa konsisten. Sementara Krasnodar, saya no comment, karena jujur saya juga baru pertama kali mendengar nama klub tersebut.

Masuk ke grup F, situasinya saya pikir akan mirip seperti grup A. Borussia Dortmund seharusnya dengan materi pemain yang mumpuni bisa melenggang leluasa layaknya Bayern di grup A asalkan mereka konsisten. Tiga klub lainnya, Zenit, Lazio, dan Brugge akan bertarung menduduki posisi ke-2. Banyak yang mengira bahwa Lazio punya kans besar dikarenakan reputasi mereka sebagai kuda hitam. Namun, saya rasa mereka bukanlah kuda hitam lagi dan posisi kedua grup F akan menjadi milik Zenit.

Memasuki Grup G, grup yang paling menyita perhatian. Kita semua pasti sepakat apabila 2 posisi teratas akan diperebutkan Juventus dan Barcelona. Duel para mantan pemain El Barca dan Nyonya Tua akan tersaji mulai dari CR7 dan Messi, De Ligt dan De Jong, serta Pjanic dan Arthur Melo. 2 laga Juventus melawan Barcelona di grup ini pun kemungkinan akan menjadi 2 laga terakhir Ronaldo dan Messi berada dalam satu lapangan, mengingat umur Ronaldo yang sudah tidak muda lagi. Sementara posisi ketiga kemungkinan besar akan diisi Dynamo Kyiv.

Yang terakhir, ada grup H yang berisi klub-klub yang cukup mumpuni. Ya, PSG, MU, Leipzig dan Instanbul Basaksehir berkumpul di grup ini. PSG dengan kedalaman skuat yang lebih baik, kemungkinan besar akan menempati posisi pertama di grup ini. Lalu, setan merah secara hitung-hitungan bisa saja menempati posisi kedua, namun masalah konsistensi masih menjadi PR besar bagi klub asuhan Ole Gunnar Solksjaer ini.

Sementara Leipzig, mereka bisa finish ketiga di Bundesliga dibawah Bayern dan Dortmund, bahkan hanya terpaut 3 poin dari Dortmund di posisi kedua. Ini menandakan bahwa mereka cukup konsisten. Tapi sebagai fans Manchester United, saya tetap optimis MU mampu finish di posisi kedua.

***

Sekian ulasan saya mengenai fase grup UCL 2020/2021, punya prediksi berbeda? Tulis di kolom komentar ya teman-teman.

VIDEO PILIHAN