Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... Email: kecengsc@gmail.com

Mahasiswa Komunikasi

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Bukti JD Union Scammer dan Bawa Lari Miliaran Uang Member

21 September 2020   08:23 Diperbarui: 22 September 2020   09:43 2728 17 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Bukti JD Union Scammer dan Bawa Lari Miliaran Uang Member
Logo JD Union/simpangjalan.com

Baru-baru ini kabar tak sedap datang dari teman satu kampus saya yang merupakan member dari JD Union, salah satu (yang katanya) aplikasi investasi dan bisa dijadikan salah satu passive income.

Tentu dengan iming-iming "passive income" yang nge-trend di kalangan anak muda, banyak remaja yang tertarik dengan dunia investasi kemudian mencoba aplikasi ini. Alasan mereka pun beragam, ada bilang karena mudah tinggal klik doang, dan simsalabim uang pun jadi. Biaya per klik pun akan semakin meningkat apabila total deposit kita semakin banyak.

Karena hal itu pula, banyak yang mendepositkan uangnya agar jumlah penghasilan per kliknya meningkat juga. Namun ternyata baru-baru ini web JD Union tidak dapat dibuka, begitu pula dengan aplikasinya. Bukan hanya tak bisa dibuka saja, sebelum web JD Union tak bisa dibuka, ternyata para member sudah tidak bisa menarik (withdraw) saldo mereka yang ada di akun JD Union mereka.

Sebenarnya bila ingin ditelaah lebih lanjut, banyak sekali hal yang mencurigakan terkait JD Union itu sendiri. Berikut beberapa poin yang menguatkan kalau JD Union adalah scammer.

Baca Juga: "Korban JD Union Enggan Lapor Polisi, Ini Alasannya"

1. Implementasi Skema Ponzi

Skema Ponzi adalah skema yang mirip seperti praktik MLM, alias skema yang memakai sistem gali lubang tutup lubang. Cara kerja Skema Ponzi sendiri adalah dengan membayar keuntungan member lama dengan uang dari member yang baru.

Kalau tidak ada member baru yang join? Simpel, tidak bisa bayar. Inilah yang terjadi kepada JD Union saat ini, tidak ada member baru yang join sehingga mereka tak bisa membayar keuntungan member yang lama.

Loh tapi mereka membayar kok kak waktu awal-awal? Betul, mereka membayar bahkan dengan uang pribadi mereka. Namun hal itu cuma alat agar semakin banyak pembeli yang deposit dan tergiur. Saat sudah banyak yang deposit atau tidak ada member baru yang join, maka JD Union akan mengeruk sebanyak mungkin dari member yang ada (dengan event top-up) dan kabur.

2. Pelaksanaannya Tidak Masuk Akal

Loh tapi kan JD Union ada sistem kerjasama dengan Shopee dan Amazon, yang membernya hanya perlu klik-klik dan dibayar oleh e-commerce tersebut?

Sayangnya, klik-klik tersebut hanya lah tipuan JD Union belaka dan merupakan pekerjaan tak ada arti. Karena pada dasarnya, e-commerce tak akan mencatat sebuah pembelian bila tak ada uang yang masuk.

Jadi sudah sadar kan? Ya, Shopee dan Amazon yang dibuat oleh JD Union kurang lebihnya bisa dibilang palsu alias Shopee dan Amazon buatan sendiri.

3. Tidak Terdaftar di Play Store.

Ya poin ini banyak melandasi orang-orang di Indonesia untuk tidak meng-install aplikasi JD Union. Banyak yang percaya apabila JD Union ditolak oleh Play Store, maka aplikasi tersebut bermasalah.

Saya kurang tahu apakah di App Store juga begitu (karena saya tidak memakai Iphone), tapi harusnya juga ditolak sama halnya dengan Play Store. Tapi menilik dari kasus JD Union sekarang yang 90% sudah dipastikan kabur, maka sangat wajar Play Store menolak aplikasi tersebut.

Nah berkaca dari 3 poin diatas, saya rasa sudah cukup jelas apabila JD Union adalah scammer. Banyak member yang sudah top-up pun mengeluh. Wajar saja, banyak dari mereka yang top-up lebih dari puluhan juta, beberapa screenshot bahkan ada yang menyentuh angka 100 juta rupiah seperti yang ada di video dibawah.


Hal ini kiranya menjadi pelajaran bagi kita masyarakat Indonesia agar lebih pandai dalam memilih sarana investasi.

Dan juga jangan terlalu menggembor-gemborkan sesuatu yang kita sendiri juga belum paham. Seperti beberapa teman-teman yang pamer saldo JD Union yang mencapai puluhan juta, namun akhirnya ludes juga.

Di masa pandemik Covid19 ini semakin banyak cara-cara jahat untuk mengais untung sebesar-besarnya. Stay Safe and Stay Healty guys.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x