Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... -

Rookie Learn to Fly~

Selanjutnya

Tutup

Bola

Terungkap! 5 Alasan Timnas Senior Jarang Berprestasi

18 September 2020   18:51 Diperbarui: 18 September 2020   19:58 140 12 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Terungkap! 5 Alasan Timnas Senior Jarang Berprestasi
Timnas U-19 Berkumpul | tirto.id

Sudah menjadi rahasia umum apabila Timnas usia muda Indonesia adalah salah satu yang diperhitungkan di Asia. Timnas U-19 dan U-23 selalu bisa memberikan prestasi kala bertanding di level Asia, atau setidaknya Asia Tenggara.

Tak jarang netizen menyebut beberapa pemain sebagai The Next Messi atau The Next Ronaldo, tapi nyatanya mereka malah melempem saat memperkuat Timnas Senior Indonesia. Apa sebenarnya yang terjadi? Berikut 5 alasan yang mendasari hal tersebut.

1. Zona Nyaman

Permasalahan zona nyaman sejatinya sudah dari dahulu kala ada. Namun baru-baru ini saja banyak netizen yang terbuka matanya, bahwa kebanyakan pemain Timnas Indonesia hampir semuanya bermain di liga lokal alias Shopee Liga 1.

Terhitung hanya Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk) dan Yanto Basna (Prachuap FC) yang bermain di luar Indonesia. Sebelumnya ada nama Ryuji Utomo, Saddil Ramdani, serta Victor Igbonefo yang meniti karir di luar negeri, namun ujung-ujungnya kembali ke Indonesia.

Memang bukan hal yang buruk bermain di Liga 1 Shopee, tapi hal itu seakan memperlihatkan para pemain tersebut tak ingin men-challenge dirinya dan berusaha berkembang di luar negeri dengan atmosfer kompetisi yang lebih kompetitif.

2. Mental Yang Tidak Pernah Diasah

Ya, lawan tanding Timnas Indonesia biasanya sesama negara Asia Tenggara atau negara yang memiliki ranking yang tidak berbeda jauh dengan Indonesia di FIFA. Hal tersebut dimaksudkan agar secara tidak langsung menaikkan ranking Indonesia apabila menang dalam pertandingan tersebut.

Namun, akibat dari pemilihan lawan dengan metode tersebut adalah rendahnya kualitas lawan dan tidak bisa memaksimalkan potensi Timnas Indonesia. Kesalahan yang harusnya timbul saat ujicoba atau latih tanding, malah muncul di pertandingan resmi (Piala AFF atau Piala Asia).

Timnas U-19 sejatinya boleh kita beri sedikit apresiasi. Mereka mampu menahan imbang tim kuat Arab Saudi U-19 dengan skor 3-3 (11/09/20) serta menang tipis 2-1 atas Qatar U-19 (17/09/20).

Tentu hal itu tak cukup bila Timnas Indonesia U-19 ingin sukses di tingkat Senior. Setidaknya latih tanding di Spanyol atau Portugal bisa jadi pilihan bagus. Melawan tim junior Spanyol atau Portugal pasti Garuda Muda mendapat banyak pengalaman berharga, terutama mengatasi kelemahan dari sisi postur tubuh.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN