Mohon tunggu...
Steven Chaniago
Steven Chaniago Mohon Tunggu... -

Rookie Learn to Fly~

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Ospek Virtual di President University, Banyak Maba "Kehausan"

16 September 2020   15:49 Diperbarui: 18 September 2020   00:21 76 11 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ospek Virtual di President University, Banyak Maba "Kehausan"
dokumen pribadi

Beberapa kampus di Indonesia seperti sudah banyak diberitakan, membuat ospek (orientasi studi dan pengenalan kampus) yang beradaptasi dengan masa pandemik Covid-19 dengan cara virtual.

Pengalihan dari ospek langsung ke ospek virtual juga dilakukan oleh President University, salah satu kampus terakreditasi A di Indonesia. Penerimaan mahasiswa baru pun dikoordinir dengan baik oleh President University Student Union (PUSU) atau Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dalam Bahasa Indonesia.

Maklum saja kalau penamaan organisasi di President University agak ribet, hal itu dikarenakan fokus PU (singkatan President University) yang menetapkan kurikulum English Based Learning yakni pembelajaran menggunakan Bahasa Inggris.

Kembali ke topik awal ospek virtual President University, mahasiswa baru tahun 2020 pun dibagi ke dalam beberapa kelompok yang telah ditetapkan. Kelompok tersebut pun diberi masing-masing 2 SSPV (pembimbing) yang akan menemani mereka sampai ospek hari terakhir.

Dalam ospek, mahasiswa baru PU angkatan 2020 diwajibkan memakai Bahasa Inggris selama proses ospek berlangsung dan diawasi oleh Disiplinary Committee (komisi disiplin).

Cukup berbeda dengan komisi disiplin di kampus lain, komdis President University bertugas menegur maba yang tidak menggunakan Bahasa Inggris. Komdis pun juga berwenang menerapkan Rules and Regulations (peraturan dan ketentuan) yang berlaku, serta memastikan peserta didik baru mematuhi aturan yang sudah berlaku tersebut.

Selama ospek terlihat SSPV yang aktif meng-engage para mahasiswa baru agar turut berperan aktif dalam kegiatan ospek. SSPV pun selalu siap sedia membantu para maba di dalam maupun di luar kegiatan ospek mengenai pemahanan kampus President University secara general.

Setelah ospek selesai, giliran President University Major Association (PUMA) atau yang biasa kita sebut HIMA/Himpunan Mahasiswa yang menjalankan peran mereka.

Beda ospek ala PUSU dan PUMA adalah PUSU terkesan lebih formal karena menggunakan Bahasa Inggris dan mendengarkan materi yang diberikan, PUMA memberikan vibes santai dan friendly dengan menggunakan Bahasa Indonesia.

Di ospek virtual ala PUMA Communicarions (HIMA Jurusan Komunikasi) yang saya sendiri tergabung menjadi komite pelaksanaan, disinilah "kehausan" mahasiswa baru tersebut terpenuhi. Kehausan tersebut tersalurkan tentang pertanyaan seputar jurusan, kakak tingkat, pelajaran, calon dosen, dan masih banyak lainnya. Bahkan tak jarang, mereka juga menanyakan pengalaman kakak-kakak yang menjadi SSPV mereka.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN